BeritaKota PayakumbuhPendidikan

Dinas Pendidikan Payakumbuh Tingkatkan Literasi dan Numerasi Murid SD dengan Kelas BerNALAR

36
Pemko Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR
Pemko Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR. (f/pemko)

Peran guru dalam implementasi Kelas BerNALAR

Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kelas BerNALAR sangat ditentukan oleh peran guru sebagai ujung tombak transformasi pembelajaran. Oleh karena itu, workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam merancang pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual, mengembangkan modul dan asesmen yang berkualitas, memanfaatkan teknologi digital serta kecerdasan artifisial secara bijak, dan menerapkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

“Saya berharap workshop ini tidak hanya menghasilkan pemahaman, tetapi juga melahirkan praktik nyata yang dapat langsung diterapkan di kelas. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didik,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) yang diaktualisasikan melalui kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pengembangan perangkat pembelajaran yang mampu mengintegrasikan literasi dan numerasi secara sistematis dan berkelanjutan.

“Tujuan utama workshop ini adalah menghasilkan modul pembelajaran yang dapat digunakan guru sekolah dasar dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik sesuai dengan kebutuhan pembelajaran saat ini,” kata Syafni.

Ia menjelaskan pengembangan modul dilakukan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar. Untuk mendukung program tersebut, Dinas Pendidikan juga membentuk tim penulis yang terdiri atas unsur pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

Workshop ini diikuti oleh 20 anggota tim penulis modul dan 87 guru SD. Kegiatan dilaksanakan melalui berbagai metode, mulai dari paparan materi narasumber, presentasi hasil kerja tim pengembang modul, penayangan video praktik baik, diskusi kelompok, hingga praktik implementasi penggunaan modul melalui metode *peer teaching*.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi guru, workshop ini juga memperkuat kolaborasi antara pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam mendukung keberhasilan implementasi program literasi dan numerasi di sekolah dasar.

Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap Kelas BerNALAR dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun budaya belajar yang kuat sekaligus meningkatkan capaian literasi dan numerasi peserta didik secara signifikan dan berkelanjutan.

Program Kelas BerNALAR diharapkan menjadi salah satu inovasi yang memperkuat budaya belajar di sekolah dasar sekaligus meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran peserta didik secara berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai salah satu pilar utama mewujudkan Payakumbuh Maju Bermartabat.

“Kami optimistis Kelas BerNALAR dapat menjadi salah satu praktik baik transformasi pembelajaran di Kota Payakumbuh. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Payakumbuh yang cerdas, berkarakter, adaptif, serta siap menghadapi tantangan abad ke-21,” pungkas Nalfira.

(MC)

Exit mobile version