BeritaKota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Bekali Pengurus OSIS dengan Pendidikan Politik

14
Pemko Payakumbuh Bekali Pengurus OSIS dengan Pendidikan Politik
Pemko Payakumbuh Bekali Pengurus OSIS dengan Pendidikan Politik. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Payakumbuh membekali sejumlah pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan pendidikan politik sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang cerdas berdemokrasi, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Pendidikan Politik bagi Generasi Muda bertema “Generasi Muda Cerdas Berdemokrasi, Berkarakter Pancasila, dan Siap Menjadi Pemimpin” itu dibuka Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Dipa Surya Persada di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Kamis (16/7/2026).

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas ketua dan pengurus OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah negeri maupun swasta se-Kota Payakumbuh.

Para peserta memperoleh pembekalan mengenai demokrasi, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta nilai-nilai Pancasila agar mampu menyikapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi secara kritis, bijaksana, dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Dipa Surya Persada mengatakan pendidikan politik tidak berhenti pada pengenalan sistem demokrasi, melainkan menjadi ruang pembentukan generasi muda yang berintegritas, berpikir kritis, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan berbangsa.

“Hari ini kita berkumpul untuk membentuk generasi muda yang cerdas berdemokrasi, berkarakter Pancasila, dan siap menjadi pemimpin masa depan. Pendidikan politik ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki integritas dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Menurut Dipa, pembinaan tersebut difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kecakapan berdemokrasi, pengamalan nilai-nilai Pancasila, serta kepemimpinan yang ditempa melalui pengalaman berorganisasi.

“Kalian tidak boleh hanya menjadi penonton. Jadilah generasi yang mampu berpikir kritis, memahami persoalan secara objektif, dan mengambil peran positif dalam kehidupan demokrasi,” ujarnya.

Ia mengatakan pengalaman menjadi pengurus OSIS merupakan ruang belajar untuk melatih tanggung jawab, kemampuan mengambil keputusan, dan kepemimpinan.

Pada saat yang sama, nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleran, semangat gotong royong, musyawarah, persatuan, dan integritas.

“Kepengurusan OSIS yang kalian jalani saat ini merupakan ruang belajar yang sangat berharga. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jiwa kepemimpinan, karena pemimpin yang baik lahir dari proses yang panjang,” katanya.

Dipa mengingatkan bahwa generasi muda akan menentukan arah pembangunan bangsa pada masa mendatang. Karena itu, pelajar dituntut mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus memanfaatkan kemajuan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.

“Tongkat estafet kepemimpinan ada di tangan kalian. Teruslah belajar, perluas wawasan, jaga integritas, dan jadilah teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ucapnya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan menghadirkan Chairul Mufti yang mewakili unsur kepemudaan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Payakumbuh.

Ia memaparkan organisasi sebagai ruang pembentukan kepemimpinan, pengembangan kapasitas diri, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh Wizri Yasir memaparkan pentingnya membangun demokrasi yang berkualitas melalui partisipasi politik yang berintegritas sejak usia muda.

Dipa kemudian melengkapi pembekalan dengan materi mengenai penguatan wawasan kebangsaan serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan bertukar pandangan mengenai kepemimpinan, demokrasi, serta tantangan generasi muda di era digital.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh mendorong sekolah tidak hanya menjadi ruang belajar akademik, tetapi juga tempat menumbuhkan kepemimpinan, integritas, dan kepedulian terhadap kepentingan publik sehingga lahir generasi yang siap mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun kehidupan demokrasi di masa depan. (MC)

Exit mobile version