Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Stadion Tuanku Tabiang, GOR Batubatupang, Kotobaru, Selasa (21/7/2026). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus menyiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan dihadiri Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Bunda PAUD Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., jajaran kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, tenaga pendidik, orang tua, serta ribuan anak usia dini dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Solok.
Suasana berlangsung semarak sejak pagi. Anak-anak tampil penuh antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas edukatif dan menyenangkan, mencerminkan semangat Hari Anak Nasional sebagai ruang untuk merayakan tumbuh kembang anak sekaligus menguatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap perlindungan anak.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak merupakan aset berharga yang akan menentukan masa depan Kabupaten Solok dan Indonesia.
“Hari Anak Nasional yang ke-42 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mempersiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045. Tugas kita bersama, sebagai orang tua, guru, dan pemerintah, adalah memastikan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berdaya saing,” ujar Jon Firman Pandu.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, pemenuhan hak anak harus menjadi tanggung jawab bersama, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini terus mengabdikan diri membimbing anak-anak, meski dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan.
“Peran guru sangat besar dalam membentuk karakter generasi penerus. Peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak kita. Terima kasih atas dedikasi seluruh guru dalam mendidik generasi Kabupaten Solok,” katanya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue Hari Anak Nasional sebagai bentuk rasa syukur atas semakin kuatnya komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang ramah anak.
Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu secara simbolis menyerahkan krayon kepada perwakilan anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas, imajinasi, dan semangat belajar sejak usia dini.
Kemeriahan acara semakin terasa saat Bupati Solok bersama Bunda PAUD, jajaran pemerintah daerah, guru, dan anak-anak melepas balon ke udara. Pelepasan balon menjadi simbol harapan agar anak-anak Kabupaten Solok tumbuh sehat, cerdas, kreatif, berakhlak mulia, serta mampu mewujudkan cita-cita mereka di masa depan.
(Siska)
