BeritaKabupaten Dharmasraya

Kabut Asap Mengancam, Polres Dharmasraya Turun ke Jalan Bagikan Masker

40
Masker dibagikan, Polres Dharmasraya ingatkan puntung rokok dan peringatkan pembakaran lahan
Masker dibagikan, Polres Dharmasraya ingatkan puntung rokok dan peringatkan pembakaran lahan. (f/humas)

Mjnews.id – Kabut asap belum benar-benar pergi dari ancaman. Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Dharmasraya memilih turun langsung ke tengah masyarakat.

Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, jajaran kepolisian menyambangi pengguna jalan di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Sitiung. Masker dibagikan. Pamflet berisi peringatan larangan membuka lahan dengan cara dibakar turut disebarkan.

ADVERTISEMENT

Pesannya sederhana, tetapi tegas, jangan bermain api. Sebab, di tengah kondisi kering, bara kecil bisa berubah menjadi kobaran yang sulit dikendalikan. Bahkan puntung rokok yang dibuang sembarangan pun berpotensi menjadi awal petaka.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., melalui Kasat Lantas IPTU Wahyuli Amra, S.H., mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat sekaligus langkah pencegahan karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kami juga mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran, terutama pada musim kemarau,” tegas IPTU Wahyuli Amra.

Polisi tak ingin pencegahan berhenti sebatas imbauan di atas kertas. Masyarakat diminta ikut menjadi mata dan telinga di lingkungannya masing-masing.

Jika melihat titik api atau aktivitas pembakaran lahan, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.

Karhutla, kata dia, bukan hanya persoalan api yang membakar semak dan pepohonan. Dampaknya bisa merembet ke kesehatan, aktivitas masyarakat hingga kualitas udara.

Karena itu, sebelum api membesar dan asap menutup pandangan, kewaspadaan harus lebih dulu dinyalakan.

Polres Dharmasraya mengingatkan, satu api kecil jangan dibiarkan menjadi bencana besar.

(Sutan)

Exit mobile version