BeritaKabupaten Solok

Bupati Solok Tinjau Kawasan Terdampak Banjir Bandang di Arosuka

32
Bupati Solok, Jon Firman Pandu tinjau kawasan terdampak banjir bandang di Arosuka
Bupati Solok, Jon Firman Pandu tinjau kawasan terdampak banjir bandang di Arosuka. (f/pemkab)

Mjnews.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu turun langsung meninjau kawasan terdampak banjir bandang yang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam.

Peninjauan dilakukan pada Selasa (22/9/2026) untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mempercepat penanganan bencana di lapangan.

ADVERTISEMENT

Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 19.53 WIB tersebut berdampak pada kawasan permukiman dan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok. Sejumlah kantor pemerintahan dilaporkan terdampak, termasuk Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, DPMN, Bapelitbang, serta kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Sejumlah laporan juga menyebut material banjir berupa lumpur, batu dan kayu menutup akses jalan Solok-Padang.

Baca Juga: Wagub Sumbar Koordinasikan Dukungan Penanganan Longsor Arosuka dengan Pemkab Solok

Dalam peninjauan tersebut, Jon Firman Pandu didampingi Wakil Bupati Solok H. Candra, Pj Sekda Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, anggota DPRD, Asisten, Kalaksa BPBD, kepala OPD dan unsur terkait lainnya. Turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Bupati juga berkoordinasi dengan jajaran pemerintah daerah, pemerintah nagari, petugas penanggulangan bencana dan unsur terkait untuk memastikan proses evakuasi, pendataan serta penanganan dampak bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Kita turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan penanganan terhadap dampak bencana dapat dilakukan secepat mungkin. Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat serta memastikan kebutuhan mendesak warga terdampak dapat ditangani segera,” ujar Jon Firman Pandu.

Pemerintah Kabupaten Solok telah menyiapkan tenda pengungsian dan posko bencana di depan Perkantoran Bupati Solok serta di depan Kantor BPJS Kabupaten Solok. Posko tersebut menjadi pusat informasi dan koordinasi bagi masyarakat terkait kondisi bencana dan penanganan di lapangan.

Pemkab Solok juga akan menetapkan status tanggap bencana untuk memperlancar proses evakuasi, pembersihan material dan penanganan terhadap fasilitas yang terdampak.

Bupati meminta seluruh unsur terkait bergerak bersama serta melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kerusakan dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan data sementara yang disampaikan dalam penanganan bencana, terdapat enam korban yang tercatat, yakni AG (59) dan DA (21) yang masih dalam pencarian. Sementara MI (54), AS (66), dan YN (45) menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan MN (57) dirawat di salah satu rumah sakit di Padang. Data tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan dan pencarian di lapangan.

Bupati Solok mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan bencana susulan. Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pemerintah Kabupaten Solok memastikan pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi di wilayah terdampak kembali aman dan aktivitas masyarakat serta pelayanan pemerintahan dapat berjalan secara bertahap.

(Siska)

Exit mobile version