ADVERTISEMENT
BeritaPesisir SelatanSumatera Barat

16 Peserta Ikuti Pelatihan Pengelasan di Nagari Koto Berapak, Pessel

128
×

16 Peserta Ikuti Pelatihan Pengelasan di Nagari Koto Berapak, Pessel

Sebarkan artikel ini
Pelatihan Pengelasan Di Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Pessel
Pelatihan Pengelasan di Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Pessel. (f/pemkab)

Mjnews.id – Sebanyak 16 peserta mengikuti Mobile Training Unit (MTU) Fillet Welder SMAF 2 F/PB atau pelatihan pengelasan di Kenagarian Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Senin 5 Februari 2024.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Pesisir Selatan, Yandes Amrianal, Kepala BLK Padang, yang diwakili Sub Koordinator penyelenggaran pelatihan BPVP Padang, Al Farabi Arman, Kepala UPTD BLK Painan, Okta Fikri, Wali nagari Koto Berapak Lazuari dan tim UPTD BLK Painan.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Terpilihnya Nagari Koto Berapak pada Mobile Training Unit (MTU) Fillet Welder SMAF 2 F/PB atau Pelatihan Pengelasan ini, adalah hasil identifikasi yang dilakukan oleh UPTD BLK Painan dengan Wali Nagari Koto Berapak, Lazuardi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Jawab Kritikan Soal UU Provinsi Sumbar, Mahyeldi: Tidak Ada Diskriminasi Terhadap Mentawai

“Nagari Koto Berapak adalah salah satu dari nagari yang kita pilih untuk melakukan Mobile Training Unit (MTU) Fillet Welder SMAF 2 F/PB atau pelatihan pengelasan, karena kita telah melakukan identifikasi sesuai dengan keinginan masyarakat nagari disini, walinagari hanya menyediakan tempat dan menjaring peserta pelatihan, selanjutnya pihak BLK yang akan memfasilitasi,” ujar Yandes.

Mobile Training Unit (MTU) Fillet Welder SMAF 2 F/PB atau Pelatihan Pengelasan, diikuti oleh 16 orang peserta dengan jumlah 160 Jam Pelatihan (JP) setara dengan 20 hari belajar, ditambah 2 hari pelaksanaan uji kompetensi (UJK) yang diadakan oleh Lembaga Serifikasi Profesi (LSP) Padang.

Baca Juga  IKS Riau Puji Program Pulang Basamo Bupati Agam

Pada pembukaan ini ditandai dengan pemberian modul dan alat belajar kepada peserta pelatihan. Pada kesempatan itu Yandes berpesan kepada seluruh peserta pelatihan untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan.

“Ikutilah seluruh rangkaian pelatihan, serap dengan baik ilmunya, mudah mudahan dengan keterampilan yang kita miliki, kita bisa menjadi tenaga kerja yang siap pakai, apakah nanti diterima di perusahaan atau membuka lapangan usaha sendiri,” harap Yandes.

(*)

Kami Hadir di Google News