MJNEWS.ID – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Nanang Mubarok, menekankan pentingnya membangun kerja sama strategis dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran BKPRMI dalam pemberdayaan pemuda, pendidikan keagamaan, dan pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Nanang Mubarok saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah (Muswil) XIII DPW BKPRMI DKI Jakarta di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026).
Dalam sambutannya, Nanang mengapresiasi penyelenggaraan Muswil sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat wilayah.
Ia menegaskan kehadiran DPP BKPRMI bukan untuk mengintervensi jalannya musyawarah, melainkan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan organisasi.
“Muswil merupakan forum tertinggi di tingkat wilayah. Mufakat tentu lebih utama. DPP hadir hanya untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan organisasi,” ujar Nanang Mubarok.
Dalam Muswil tersebut, Nanang Jahidin terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta periode 2026–2031.
Lebih lanjut, ketum DPP Nanang Mubarok, selain membahas penguatan organisasi, ia juga mengungkapkan bahwa DPP BKPRMI terus memperluas kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada kader serta masyarakat.
Menurutnya, BKPRMI telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah instansi, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam memberikan manfaat nyata bagi anggota.
Nanang juga menjelaskan DPP BKPRMI tengah mengembangkan program Gerbang Emas, termasuk digitalisasi keanggotaan melalui sistem Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis aplikasi Gerbang Emas. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pendataan anggota sekaligus meningkatkan pelayanan organisasi secara modern.
Di sisi lain, DPP BKPRMI juga terus memperjuangkan kesejahteraan guru mengaji sebagai bagian dari komitmen organisasi terhadap penguatan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Nanang turut mengajak seluruh kader BKPRMI untuk menyukseskan agenda nasional organisasi, salah satunya kegiatan Youth For Hope yang akan digelar pada 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan diisi dengan Fun Run, Fun Walk, Pasar Rakyat, serta Konser Pemuda Indonesia untuk Palestina sebagai bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan.
Ia juga mengingatkan bahwa BKPRMI akan memasuki usia setengah abad pada 2027 yang akan dirangkai dengan penyelenggaraan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XIII.
Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi semangat bersama untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas kemitraan dalam membangun generasi muda yang religius, berdaya saing, dan berkontribusi bagi bangsa.
