BeritaEkonomi

PNM Dorong Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha dan Potensi Produk Lokal

9

MJNEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pendampingan usaha, layanan kesehatan, hingga pameran produk unggulan nasabah untuk mendorong pengembangan usaha dan penguatan ekonomi keluarga.

ADVERTISEMENT

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PNM dalam mendukung perempuan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, sekaligus menjalankan peran dalam keluarga. Melalui pendekatan pemberdayaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, nasabah diharapkan dapat meningkatkan keterampilan usaha sekaligus memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang ekonomi.

Salah satu fasilitas yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut adalah area bermain anak atau mini daycare. Fasilitas ini memberikan kemudahan bagi nasabah yang membawa anak agar tetap dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman. Selain itu, PNM menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan nasabah, khususnya perempuan yang menjalankan peran sebagai pelaku usaha sekaligus ibu dalam keluarga.

Salah seorang nasabah PNM mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. Menurutnya, ruang bermain anak dan layanan kesehatan memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengikuti kegiatan tanpa mengabaikan kebutuhan keluarga.

“Kalau ada kegiatan seperti ini, sebagai ibu saya biasanya harus memikirkan anak juga. Jadi, ketika ada tempat untuk anak bermain, saya bisa mengikuti kegiatan dengan lebih tenang. Saya juga bisa sekalian memeriksakan kesehatan. Buat saya, ini membantu karena kebutuhan saya sebagai ibu dan sebagai pengusaha sama-sama diperhatikan,” katanya.

Selain memberikan fasilitas pendukung, PNM menghadirkan coaching clinic untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nasabah dalam menjalankan usaha. Melalui pendampingan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta memperkuat kemampuan mengelola usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Tema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” juga mengangkat pentingnya pemanfaatan potensi lokal sebagai peluang pengembangan usaha. Edukasi pengelolaan sampah dan kegiatan penukaran sampah dengan bibit tanaman menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan PKU Akbar ini turut menghadirkan pameran produk unggulan nasabah dan Pojok UMKM yang menampilkan beragam produk khas Pontianak. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Keberadaan Pojok UMKM juga menjadi sarana untuk menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Dengan penguatan keterampilan dan akses promosi, usaha yang dijalankan nasabah diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para nasabah Mekaar yang konsisten menjalankan dan mengembangkan usaha. Ia menilai, ketekunan nasabah yang telah bertahun-tahun mengikuti program tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan usaha dan ekonomi keluarga.

“Ibu-ibu nasabah Mekaar menunjukkan semangat dan ketekunan dalam menjalankan usahanya. Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun menjadi bagian dari Mekaar. Semangat ini perlu terus dijaga dan didukung agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Maman Abdurrahman.

Sementara itu, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, menekankan bahwa kekayaan budaya dan potensi daerah dapat menjadi peluang untuk menciptakan usaha yang memiliki nilai tambah.

Menurutnya, Kalimantan Barat memiliki beragam potensi lokal yang dapat dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi para pelaku usaha. Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan nasabah untuk menghasilkan produk yang memiliki keunikan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi keluarga.

“Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap para nasabah dapat terus berinovasi, mengangkat keunikan daerahnya, dan menjadikan potensi tersebut sebagai sumber nilai tambah bagi keluarga,” pungkas Kindaris.

Exit mobile version