EkonomiKabupaten Agam

KWTH-AWR Malalak Barat Produksi Sirup Kulit Manis Malbar Cassiavera

705
Sirup Kulit Manis Malbar Cassiavera
Sirup Kulit Manis Malbar Cassiavera. (amc)

Sirup Malbar

Sehingga lambat laun, menjadi petani bisa jadi kebanggaan. Bentangan alam yang dianugerahkan Tuhan bisa menjadi tumpuan rezeki bagi masyarakat, khususnya di Malalak Barat.

ADVERTISEMENT

Terpisah, Kepala Dinas Perindustiran, Perdangangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Agam, Dedi Asmar menyebut usaha sirup cassiavera yang dirintis KWTH-AWR memiliki prospek sangat cerah. Pasalnya, di kawasan tersebut tersedia bahan baku yang berlimpah, serta belum ada produk serupa di Kabupaten Agam.

Menurutnya Sirup Malbar berpeluang menjadi ikon one village one product. Untuk itu, pihaknya menyarankan KWTH-AWR untuk segera mempersiapkan segala perizinan, mulai dari P-IRT, izin edar Balai POM, sampai sertifikat label halal.

“Disperindagkop UKM serta forum UMKM di nagari, kecamatan, hingga kabupaten akan turut melakukan pembinanaan, seperti pembenahan brand hingga solusi pemasarannya nanti,” ujarnya.

Jika brand terkelola dengan baik sambungnya, ketika orang mengingat Malalak orang akan teringat sirup cassiaverra. Sehingga produk ini bisa menjadi cikal-bakal oleh- oleh spesifik di Kabupaten Agam, sama halnya olahan rinuak Danau Maninjau.

“Disperindagkop UKM mendampingi pelaku UMKM untuk mem-branding produk. Selain itu yang terpenting adalah pembinaan dan peningkatan SDM pelaku UMKM,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya mengapresiasi KWTH-AWR yang terus berinovasi menciptakan produk-produk unggulan yang berdaya saing.

Dia berharap dengan pendampingan yang intens, kedepan KWTH-AWR dapat menjadi kelompok usaha yang tangguh dan mandiri di Kabupaten Agam.

(Depitriadi – AMC)

Exit mobile version