Suasana kegiatan semakin meriah ketika banyak siswa-siswi yang antusias mengajak John LBF untuk berswafoto. Kehadiran tokoh yang dikenal dekat dengan masyarakat tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Menjelang berakhirnya acara, John LBF kembali memberikan apresiasi kepada sejumlah siswa yang sejak awal kegiatan menunjukkan semangat, antusiasme, dan partisipasi aktif. Beberapa siswa mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp100.000 sebagai bentuk penghargaan atas semangat mereka mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara seluruh peserta, guru, pihak sekolah, dan jajaran pengurus ORADO. Momen tersebut menjadi penutup yang hangat dan penuh kebersamaan dalam rangka memperkenalkan ORADO kepada generasi muda Kota Batam.
Pengurus ORADO berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi sarana edukasi yang positif bagi pelajar sekaligus memperkenalkan permainan domino sebagai olahraga rekreasi yang mengedepankan sportivitas, strategi, kecerdasan, dan kebersamaan.
“Kami ingin memperkenalkan domino sebagai permainan yang positif, edukatif, dan mampu membangun karakter, sportivitas, serta kebersamaan di kalangan generasi muda. Antusiasme luar biasa dari siswa-siswi SMPN 30 Batam menjadi motivasi bagi ORADO untuk terus melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah dan kampus di Indonesia,” ujar John LBF.
Ketua Orado Kepri beri dukungan penuh
Sementara itu, ketua Orado Kepri, Rizki Faisal yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi III DPR RI, mendukung penuh atas kegiatan yang cukup bermanfaat.
“Kita sangat mendukung penuh kegiatan ini karena kita mengharapkan agar para pelajar dapat bermain sekaligus berkreasi,” kata Rizki.
Selain itu permainan ini juga diharapkan agar para generasi muda terhindar dari hal-hal yang berbau negatif.
Di tengah jaman yang penuh dengan tantangan, godaan bagi anak muda yang sering kali terjerumus dalam perbuatan kenakalan remaja yang membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain yang menjadi korbannya.
“Kita berharap para generasi muda dapat bermain dan berkreasi agar terhindar dari perbuatan yang negatif, apalagi saat ini kita dihadapkan dengan berbagai persoalan kejahatan yang kerap terjadi melibatkan anak muda,” ujarnya.
(*/isb)
