BeritaNasionalTNI

Kasad Kirim Kapal ADRI Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Lokasi Bencana di Sumatera

255
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan Kapal ADRI XVII BM yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan Kapal ADRI XVII BM yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (f/dispenad)

Mjnews.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan Kapal ADRI XVII BM yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pengiriman dilakukan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

Kasad menegaskan bahwa penggunaan Kapal ADRI merupakan langkah strategis untuk mengangkut bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar ke wilayah yang membutuhkan.

Maruli menyampaikan bahwa bantuan prioritas sebenarnya telah diberangkatkan sehari sebelumnya menggunakan dua KRI TNI AL dan pesawat Hercules.

“Hari ini kami memberangkatkan Kapal ADRI untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara maupun Padang, setelah kemarin kami mengirimkan barang-barang yang dibutuhkan segera melalui KRI dan Hercules,” jelas Kasad.

Berbagai Macam Bantuan Kemanusiaan

TNI AD mengirimkan empat unit jembatan Bailey, tiga unit untuk Aceh dan satu unit untuk Sumatera Utara, serta mengerahkan lima helikopter dan pesawat Cassa guna mempercepat penanganan darurat. Ribuan paket logistik turut dikirim, termasuk sembako, air bersih, obat-obatan, perlengkapan balita dan ibu hamil, tenda, selimut, perlengkapan sanitasi, hingga genset.

Selain logistik kebutuhan dasar, TNI AD juga mengirim peralatan evakuasi dan pemulihan seperti excavator, buldozer, serta berbagai perlengkapan operasional yang diperlukan di lapangan.

Menanggapi anggapan bahwa TNI lambat dalam membantu penanganan bencana, Kasad menegaskan bahwa TNI bergerak cepat setelah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto.

Maruli menyebut perhatian Presiden terhadap percepatan penanganan bencana sangat besar, termasuk rencana pengerahan sekitar 20 helikopter untuk operasi kemanusiaan.

Exit mobile version