BeritaOlahragaParlemen

Ketua DPD RI Lepas Tim Pelajar U-17 BLiSPI ke Turnamen Internasional di Bangkok

320
Ketua DPD RI Lepas Tim Pelajar U-17 BLiSPI ke Turnamen Internasional di Bangkok
Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Njamudin melepas Tim Pelajar U-17 BLiSPI ke Turnamen Internasional di Bangkok. (f/dpd)

Mjnews.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin melepas tim pelajar U-17 yang tergabung dalam BLiSPI (Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia) untuk mengikuti turnamen internasional Mikasa Cup dan Volt Eleven International 2026 di Bangkok, Thailand. Kegiatan pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Denpasar C3 No. 8, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2026).

‎Dalam sambutannya, Sultan menegaskan bahwa sepakbola bukan sekadar olahraga, melainkan instrumen strategis dalam diplomasi global. “Sepakbola adalah salah satu bentuk diplomasi tertinggi sebuah negara. Respek dan kehormatan suatu bangsa bisa hadir hanya karena bola,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

‎Menurutnya, sepakbola juga mencerminkan nilai-nilai fundamental seperti kompetisi sehat, kerja sama tim, dan kolaborasi lintas batas. Oleh karena itu, penguatan ekosistem sepakbola nasional harus dimulai dari akar rumput.

Kompetisi Berjenjang dari Desa hingga Nasional

‎Ketua DPD RI menekankan pentingnya membangun sistem kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa hingga nasional. Ia mengungkapkan harapannya agar ke depan lahir lebih banyak liga kampung yang terstruktur sebagai wadah pencarian bakat unggul.

‎“Tidak ada pemenang tanpa kompetisi yang kuat. Kita harus membangun fondasi dari bawah—dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi—agar muncul talenta terbaik bangsa,” tegasnya.

‎Ia juga mengapresiasi langkah PSSI yang dinilai semakin serius dalam membenahi tata kelola sepakbola nasional.

‎Kolaborasi DPD RI dan BLiSPI

‎Sultan menyampaikan bahwa kehadiran BLiSPI menjadi salah satu jalan strategis untuk memperkuat pembinaan sepakbola usia dini berbasis komunitas. Dengan jaringan yang tersebar di seluruh provinsi, BLiSPI dinilai mampu menjaring talenta lokal secara mandiri dan berkelanjutan.

‎DPD RI, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PSSI, guna menciptakan ekosistem sepakbola nasional yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

‎“Sepakbola adalah pemersatu bangsa dan pada titik tertentu menjadi industri besar. Namun, yang masih kurang adalah fokus dan kepedulian dalam memupuk bibit-bibit muda agar bisa bersinar,” katanya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga memberikan pesan motivasi kepada para pemain muda. Ia menekankan pentingnya integritas, sportivitas, dan semangat juang.

Exit mobile version