Mjnews.id – Akhir pekan ini akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh ribuan pecinta sepak bola di Kabupaten Dharmasraya. Sabtu 6 Juni 2026 sore, lapangan hijau di GOR Dharmasraya akan menjadi saksi dimulainya kompetisi terbesar antar klub nagari, Dharmasraya Champions League (DCL) 2026.
“DCL ini sebuah ajang yang tidak hanya menyatukan para pesepak bola, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan masyarakat dari seluruh penjuru kabupaten,” terang Plt Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Hendri di Pulau Punjung, Jumat (05/06/2026).
Kompetisi yang digagas Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ini menghadirkan 52 klub nagari yang terbagi dalam delapan zona. Ratusan pertandingan akan tersaji sepanjang musim, menjadikan DCL sebagai panggung sepak bola rakyat terbesar yang pernah digelar di daerah ini.
Atmosfer pesta olahraga sudah mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Para pemain mempersiapkan diri dengan penuh semangat, para pendukung mulai merancang yel-yel kebanggaan nagarinya, sementara masyarakat menanti momen pembukaan yang diprediksi berlangsung meriah.
Tak sekadar pertandingan sepak bola, DCL 2026 dirancang menjadi perhelatan rakyat yang mampu menggerakkan berbagai sektor. Di sekitar arena pertandingan akan hadir bazar UMKM yang memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk mereka. Masyarakat yang datang tidak hanya dapat menikmati pertandingan, tetapi juga berbelanja dan menikmati berbagai sajian kuliner khas daerah.
Kemeriahan pembukaan akan semakin lengkap dengan penampilan spesial penyanyi Minang ternama, Kintani, yang dijadwalkan menghibur masyarakat pada Opening Ceremony. Kehadiran penyanyi yang memiliki banyak penggemar itu diperkirakan akan menjadi magnet tersendiri dan menambah semarak pesta sepak bola rakyat tersebut.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, bersama Wakil Bupati Leli Arni, menaruh harapan besar agar kompetisi ini menjadi wadah lahirnya talenta-talenta sepak bola daerah yang mampu mengharumkan nama Dharmasraya di tingkat yang lebih tinggi.
Lebih dari sekadar mencari juara, DCL 2026 diharapkan menjadi ruang silaturahmi antar nagari. Di tengah berbagai kesibukan masyarakat, sepak bola kembali menjadi bahasa pemersatu yang mampu menyatukan perbedaan dalam semangat sportivitas dan persaudaraan.
Laga pembuka yang mempertemukan Siguntur FC melawan PSGM Gunung Medan diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim tentu ingin mengawali perjalanan mereka dengan kemenangan sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pemenang pertama di kompetisi bergengsi tersebut.
Sabtu sore nanti, GOR Dharmasraya bukan hanya menjadi arena pertandingan. Tempat itu akan menjelma menjadi pusat perayaan kebanggaan masyarakat. Sorak-sorai penonton, tabuhan semangat para pendukung, serta lantunan lagu dari Kintani akan berpadu menjadi satu, menandai dimulainya sebuah perjalanan panjang sepak bola rakyat Dharmasraya.
Ketika peluit pertama dibunyikan, bukan hanya pertandingan yang dimulai. Saat itulah harapan, mimpi, dan kebanggaan setiap nagari ikut berlari mengejar kejayaan di panggung Dharmasraya Champions League 2026.
(sutan)
