Mjnews.id – Deputi Organisasi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Nasta Oktavian, di bawah kepengurusan Ketua Umum IMI Pusat, Moreno Soeprapto, didampingi perwakilan IMI Sumatera Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Sawahlunto untuk meninjau kesiapan Sirkuit Permanen Kandi menjelang pelaksanaan Kejuaraan Motoprix yang dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Juli 2026.
Kedatangan Nasta Oktavian disambut Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, di Rumah Dinas Wali Kota, sebelum rombongan bergerak menuju Sirkuit Permanen Kandi untuk melakukan peninjauan lapangan dan memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai standar penyelenggaraan kejuaraan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sawahlunto sebagai tuan rumah ajang balap bergengsi tingkat nasional. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan dan meramaikan event yang diyakini akan memberikan dampak positif bagi promosi daerah dan perekonomian masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Sawahlunto untuk bersama-sama meramaikan dan mendukung pelaksanaan Motoprix 2026. Ini merupakan kesempatan besar untuk memperkenalkan Sawahlunto kepada para pembalap, tim, dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Riyanda.
Di sela-sela wawancara, Deputi Organisasi IMI Pusat Nasta Oktavian menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejurnas Motoprix di Sawahlunto merupakan wujud komitmen yang telah disampaikan sebelumnya kepada masyarakat Kota Sawahlunto.
“Ini adalah janji kami kepada Kota Sawahlunto saat penyelenggaraan event Manang Race tahun 2025. Pada saat itu saya menyampaikan bahwa IMI Pusat akan membawa event kejuaraan nasional ke Kota Sawahlunto, dan hari ini komitmen tersebut kami realisasikan,” ungkap Nasta.
Ia menilai Sirkuit Permanen Kandi memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan olahraga otomotif di Sumatera Barat. Selain menjadi satu-satunya sirkuit permanen yang dimiliki Sumatera Barat, fasilitas tersebut juga dinilai sangat strategis untuk mendukung pengembangan sport tourism atau wisata olahraga.
Menurutnya, perpaduan antara fasilitas olahraga otomotif yang representatif dengan daya tarik wisata Kota Sawahlunto sebagai kota warisan dunia UNESCO menjadi nilai tambah yang dapat menarik kunjungan wisatawan dan pecinta balap dari berbagai daerah.
Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Motoprix 2026, berbagai persiapan terus dimatangkan oleh panitia, IMI, serta Pemerintah Kota Sawahlunto agar ajang tersebut dapat berjalan sukses, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pembalap maupun masyarakat yang hadir menyaksikan secara langsung di Sirkuit Permanen Kandi.
(Uni)
