OlahragaBola

Meninggal dalam Gempa Turki, Jenazah Pesepakbola Christian Atsu Dipulangkan ke Ghana

330
×

Meninggal dalam Gempa Turki, Jenazah Pesepakbola Christian Atsu Dipulangkan ke Ghana

Sebarkan artikel ini
Christian Atsu
Christian Atsu. (f/ist)

TURKI, Mjnews.id – Jenazah mantan pemain tim sepak bola, Christian Atsu yang meninggal dalam gempa dahsyat di Turki diterbangkan pulang ke Ghana pada Minggu (19/2/2023).

Demikian Kementerian Luar Negeri Ghana, seperti dikutip voaindonesia.

Christian Atsu, 31 tahun, terjebak dalam gempa berkekuatan 7,8 magnitudo yang mengguncang Turki dan Suriah pada 6 Februari. Bencana tersebut menewaskan lebih dari 44.000 orang di kedua negara.

Sebelumnya mantan pemain Chelsea dan Newcastle tersebut dilaporkan telah diselamatkan sehari setelah gempa. Namun ternyata informasi tersebut tidak benar, dan jenazahnya ditemukan pada Sabtu (18/2/2023).

“Jenazahnya akan didampingi oleh keluarganya dan duta besar Ghana untuk Turki dengan penerbangan maskapai Turki dan akan tiba di Accra (Ibu Kota Ghana) pada Minggu pukul 19.40,” kata Kementerian Luar Negeri.

Pada Sabtu (18/2/2023), kementerian mengatakan bahwa kakak laki-laki dan saudara kembar Atsu hadir di lokasi penyelamatan ketika jenazahnya ditemukan.

Atsu mencetak gol terakhir, yaitu gol ke-33 dalam sepanjang karirnya untuk Hatayspor di Super Lig Turki pada 5 Februari, beberapa jam sebelum gempa terjadi.

Dia sebelumnya bermain untuk tim nasionalnya Bintang Hitam. Presiden Ghana Nana Akufo-Addo mengatakan “dunia sepak bola telah kehilangan salah satu duta terbaiknya, yang akan sulit digantikan.”

Tewas Terjebak Reruntuhan Gempa Turki

Sebelumnya Christian Atsu ditemukan tewas di bawah reruntuhan gedung apartemennya di Turki selatan setelah gempa pada Senin (6/2/2023) pekan lalu.

Agen Turki Atsu, Murat Uzunmehmet, mengonfirmasi kematian kliennya setelah pemain sayap itu hilang sejak gempa bumi melanda Turki dan Suriah pada 6 Februari 2023.

“Jenazah Christian Atsu ditemukan di bawah reruntuhan,” kata Uzunmehmet kepada wartawan di provinsi Hatay, tempat sebuah gedung apartemen runtuh, seperti dikutip ESPN.

“Saat ini, lebih banyak barang masih dibawa keluar. Ponselnya juga ditemukan,” ujarnya.

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600