Tri Harsono menambahkan, sebagai wujud tanggungjawab kepada masyarakat, UNA telah menetapkan visi Unggul di tahun 2025 dengan indikator utama, menjadi 100 besar Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia menurut BAN-PT. Dan cita-cita ini telah menjadi cita-cita bersama Yayasan UNA dan Pengelola Universitas Asahan.
“Kami sadari, bahwa cita-cita ini tidak akan terwujud jika tidak mendapat dukungan dari Yayasan UNA, civitas akademika UNA, Alumni, pengguna lulusan (stakeholder) dan masyarakat. Untuk itu UNA siap menerima masukan kritis dan inovatif dari semua pihak untuk kemajuan UNA di masa depan”, ucapnya menutup sambutannya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd berpesan kepada para wisudawan/wati, agar dapat menempatkan diri dengan sebaik-baiknya di lingkungan masyarakat. Dia juga menambahkan bahwa dengan predikat gelar sarjana yang diemban saat ini, wisudawan/wati juga harus meningkatkan paradigma berpikir menjadi terstruktur dan produktif hingga dapat menghasilkan karya nyata bagi masyarakat sekitar.
Lebih lanjut Mapilindo berpesan untuk menjaga nama baik wisudawan/wati, keluarga dan almamater Universitas Asahan dengan menunjukkan prestasi dan dedikasi yang baik dan membanggakan sebagai alumni Universitas Asahan.
“Jangan puas dengan gelar yang ada sekarang, tapi kembangkanlah dan gali terus ilmu pengetahuan secara lebih luas dan mendalam, guna meningkatkan kemampuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, Bangsa dan Negara khususnya Kabupaten Asahan,” pungkas Mapilindo.
Sementara Dra. Faizah Bt. Johan Alamsah, M.Si, Kepala Bagian Umum pada Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah I berpesan kepada wisudawan/wisudawati untuk dapat memanfaatkan ilmu yang didapat di tengah-tengah masyarakat.
