ADVERTISEMENT
PeristiwaSumatera Barat

Hati-hati! Ada Pesan Whatsapp Berkedok Dana Hibah dari Pemprov Sumbar

162
×

Hati-hati! Ada Pesan Whatsapp Berkedok Dana Hibah dari Pemprov Sumbar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang menggunakan namanya. Saat ini, marak terjadi penipuan dengan modus pengiriman dana hibah dari Pemprov Sumbar melalui pesan WhatsApp (WA) dari nomor yang tidak dikenal.

Gubernur Mahyeldi memperingatkan masyarakat untuk tidak melayani pesan WA dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai dirinya dan mengeklaim pengiriman dana hibah.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Saya mendapat pesan terusan berisi percakapan WA seseorang yang mengatasnamakan diri Gubernur Sumbar, lalu menjebak korbannya dengan bukti transferan palsu dana hibah. Masyarakat harus berhati-hati. Sebab, itu jelas aksi penipuan,” kata Gubernur, Jumat (26/01/2024).

Baca Juga  Santri Asal Probolinggo Meninggal Terseret Arus Sungai Jali di Purworejo

Kabiro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Mursalim, menjelaskan bahwa modus penipuan tersebut melibatkan pelaku yang mengaku sebagai Gubernur Sumbar. Pelaku kemudian menjebak korbannya dengan meminta nomor rekening yayasan terkait dana hibah, mengirim bukti transfer palsu, dan meminta untuk mentransfer kembali sejumlah uang dengan dalih membantu yayasan lainnya.

“Modusnya, pelaku mengaku sebagai Gubernur Sumbar, lalu menyampaikan kepada yayasan terkait dana hibah dan meminta nomor rekening yayasan tersebut. Beberapa saat kemudian, pelaku mengirim bukti transfer palsu senilai Rp10 juta. Lalu, pelaku meminta ditransfer ulang ke rekening tertentu senilai Rp5 juta, dengan dalih untuk membantu yayasan lainnya. Kita sudah koordinasi dengan Diskominfo dan pihak Kepolisian untuk mengejar pelaku ini,” ucap Mursalim.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Ajak Lestarikan Pesta Rakyat Nagari Padang Sibusuak

Pihak setempat telah berkoordinasi dengan Diskominfo dan kepolisian untuk mengejar pelaku modus penipuan ini. Gubernur Sumbar mengimbau masyarakat untuk mengabaikan pesan WA atau pesan melalui media sosial yang mengatasnamakan dirinya, karena ia tidak pernah mengkomunikasikan penggalangan bantuan atau donasi lewat pesan kepada masyarakat.

Masyarakat diingatkan untuk tidak tergiur dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika telah menjadi korban modus penipuan ini.

Kami Hadir di Google News