ADVERTISEMENT
PeristiwaKota PadangSumatera Barat

AC Sentral Meledak, Pasien Rawat Inap Semen Padang Hospital Dipindahkan ke Rumah Sakit Lain

154
×

AC Sentral Meledak, Pasien Rawat Inap Semen Padang Hospital Dipindahkan ke Rumah Sakit Lain

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Tinjau Kondisi Pascaledakan Di Semen Padang Hospital
Gubernur Sumbar, Mahyeldi tinjau kondisi pascaledakan di Semen Padang Hospital, Selasa 30 Januari 2024 malam. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah pastikan seluruh pasien rawat inap Semen Padang Hospital (SPH) telah ditampung di sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang, pascaterjadinya ledakan yang diduga berasal dari prosedur instalasi air conditioner (AC) atau pendingin ruangan sentral di rumah sakit tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kita terima, ada total 108 pasien yang dirawat inap, di mana 58 pasien di antaranya telah dievakuasi dan ditampung oleh sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang. Sementara itu, 50 pasien lain sudah bisa pulang ke rumah masing-masing,” ujar Gubernur Mahyeldi saat meninjau kondisi pascakejadian ledakan di SPH, Selasa 30 Januari 2024 malam.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Gubernur Mahyeldi didampingi Kapolresta Padang, Kombes Pol Ferry Harahap; Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar, Lila Yanwar; Direktur Keuangan dan Umum PT Semen Padang, Oktoweri; serta Dirut SPH, Selfi Farisha.

Baca Juga  Tim Penerangan Akademi TNI Survei Media Informasi Luar Ruang Latsitardanus XLIII/2023

Berdasarkan keterangan dari Kapolresta Padang, sambung Gubernur, ledakan diduga berasal dari bagian rooftop rumah sakit, tepatnya pada instalasi AC sentral.

Ledakan itu kemudian berdampak kerusakan cukup berat di lantai rooftop dan lantai satu rumah sakit. Sementara itu di lantai 3 hingga lantai 6 yang merupakan tempat pelayanan bagi pasien rawat inap, kerusakan yang terjadi hanya kerusakan skala ringan.

Gubernur Mahyeldi juga memastikan, bahwa tidak ada kendala dalam proses evakuasi pasien rawat inap ke sejumlah rumah sakit lain di Kota Padang. Informasi yang ia terima, proses evakuasi sudah tuntas sekitar pukul 18.00 WIB, dan didukung penuh oleh aparatur Kepolisian, TNI, BPBD Kota dan Provinsi, serta lembaga-lembaga terkait lainnya.

“Tidak ada kendala dalam proses evakuasi. Alhamdulillah, sudah ada komitmen kita bersama seluruh rumah sakit di Sumbar dalam penanganan pasien. Terlebih ini masuk dalam kondisi tertentu, sehingga seluruh rumah sakit langsung saling terkoneksi dan terkoordinasi. Begitu pun terkait pengurusan pindah rujukan pasien BPJS, itu sudah terkoordinasikan dengan baik semuanya,” ucap Gubernur lagi.

Baca Juga  Gubernur Sumbar Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional 2022

Meski demikian, Gubernur tetap menunggu informasi detail dari pihak kepolisian yang terus melakukan penyelidikan secara intensif atas kejadian ledakan di SPH tersebut. Hasil dari penyelidikan tersebut nantinya akan menjadi masukan bagi Pemprov Sumbar, agar seluruh rumah sakit di Sumbar terus meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, agar kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.

“Rumah sakit itu tempat pelayanan masyarakat yang sangat spesifik, sehingga tentu orang-orang di dalamnya adalah para pekerja yang spesifik dan menguasai pekerjaan masing-masing dengan sangat baik. Tentu saja, ini akan menjadi catatan bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan di seluruh rumah sakit di Sumbar,” ujar Gubernur menutup.

(adpsb)

Kami Hadir di Google News