MJNEWS.ID – Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jaya melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan, sekaligus membahas berbagai agenda strategis Jakarta, mulai dari kondusivitas daerah, penangkalan hoaks, Pemilu 2029 hingga persiapan menyambut lima abad Jakarta pada 2027 di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Audiensi tersebut menjadi ruang untuk membicarakan peran organisasi media dalam mendukung komunikasi publik yang sehat, khususnya di tengah dinamika sosial dan politik Jakarta yang terus berkembang.
Ketua Sub Kelompok Keormasan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Jazuli, menjelaskan bahwa Kesbangpol memiliki fungsi dalam memfasilitasi hubungan kelembagaan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk AMKI Jaya.
Menurut Jazuli, hubungan tersebut perlu dibangun secara berkelanjutan agar komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi media dapat berlangsung terbuka, efektif dan konstruktif.
Jazuli mengatakan, Kesbangpol bersama AMKI Jaya juga membahas kemungkinan kolaborasi dalam menyambut momentum lima abad Jakarta pada 2027.
Momentum tersebut dinilai dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat identitas, kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial serta pembangunan Jakarta.
“Agenda lima abad Jakarta menjadi perhatian penting karena momentum tersebut strategis untuk memperkuat identitas, kebersamaan, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan kehidupan sosial Jakarta,” ujar M. Jazuli di hadapan jajaran AMKI Jaya.
Selain persiapan lima abad Jakarta, pembahasan juga menyentuh persoalan kondusivitas daerah dan tantangan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi.
Kesbangpol berharap organisasi media dapat ikut berperan dalam menangkal hoaks sekaligus membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.
Jazuli menilai peran media menjadi penting karena arus informasi yang semakin cepat dapat memengaruhi cara masyarakat memahami berbagai persoalan sosial maupun politik.
Sementara itu, Ketua Kesbangpol DKI Jakarta Abdul Khalid yang baru dilantik pada Agustus 2026 menggantikan Muhamad Matsani, turut memberikan perhatian terhadap dinamika politik menjelang Pemilu 2029.
Menurut Khalid, kesiapan menjaga kondusivitas Jakarta perlu menjadi perhatian bersama mengingat tahapan politik menuju Pemilu 2029 berpotensi menghadirkan dinamika di tengah masyarakat.
Ia mengajak AMKI Jaya ikut berkontribusi menjaga suasana tetap kondusif melalui pemberitaan yang bertanggung jawab dan memberikan ruang edukasi kepada masyarakat.
Namun, Khalid menegaskan bahwa persiapan menyambut lima abad Jakarta pada 2027 juga harus menjadi prioritas.
“Ini menjadi prioritas ketimbang kita bicara politik,” ujar Khalid.
Khalid menilai momentum lima abad Jakarta perlu dipersiapkan dengan baik agar berbagai kegiatan yang digelar dapat menyesuaikan kebutuhan serta karakter masyarakat Jakarta.
Kesbangpol, kata Jazuli, telah mulai mempersiapkan sejumlah agenda yang nantinya diarahkan untuk mendukung momentum tersebut.
“Kami akan mempersiapkan agenda-agenda Kesbangpol dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan karakter Jakarta, serta agenda strategis lainnya,” kata Jazuli.
Ketua AMKI Jaya Heryanto menyampaikan bahwa hubungan antara AMKI dan Kesbangpol selama ini telah terjalin dalam berbagai bidang, termasuk sosial, politik, budaya dan komunikasi publik.
Heryanto menegaskan AMKI Jaya siap berkontribusi dalam menjaga kualitas informasi mengenai Jakarta, terutama dengan menyajikan pemberitaan secara profesional, berimbang dan bertanggung jawab.
Menurutnya, media memiliki posisi penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus membantu masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“AMKI Jaya siap berkontribusi dalam menjaga kondusivitas Jakarta melalui pemberitaan yang profesional dan bertanggung jawab. Kami ingin media menjadi bagian dari solusi dalam membangun Jakarta,” ujar Heryanto.
Dalam audiensi tersebut, AMKI Jaya juga mengusulkan kolaborasi dalam bentuk talkshow yang membahas kesiapan menghadapi Pemilu 2029.
Forum tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi publik sekaligus memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat Jakarta.
Selain talkshow, peluang kerja sama juga dibahas melalui seminar, diskusi publik, festival, fun walk dan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara luas.
Anggota AMKI Jaya, Ilham, mengatakan upaya menjaga kondusivitas Jakarta perlu diikuti dengan penguatan wawasan kebangsaan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pemahaman mengenai persatuan, toleransi, kebhinekaan dan tanggung jawab bersama menjadi bagian penting dalam menjaga Jakarta tetap aman dan harmonis.
Sementara itu, Sekretaris Umum AMKI Jaya Fadly mempertanyakan berbagai program yang telah dipersiapkan Kesbangpol untuk menyambut lima abad Jakarta.
Pertanyaan tersebut sekaligus membuka ruang pembahasan mengenai bentuk kolaborasi konkret yang dapat dilakukan AMKI Jaya melalui kapasitas media, komunikasi publik dan kegiatan kemasyarakatan.
Anggota AMKI Jaya lainnya, Diah, berharap Kesbangpol dapat menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan berbagai program organisasi ke depan.
Menurut Diah, kegiatan seperti seminar, festival dan fun walk dapat menjadi sarana memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menghadirkan kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.
Audiensi AMKI Jaya dan Kesbangpol DKI Jakarta tersebut menunjukkan adanya upaya memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi media.
Kesbangpol memiliki fungsi pemerintahan dalam bidang kesatuan bangsa dan politik, sementara AMKI Jaya memiliki jaringan media yang dapat berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kolaborasi keduanya diharapkan dapat menciptakan ruang komunikasi publik yang sehat, terutama menghadapi dinamika sosial dan politik menuju Pemilu 2029 serta momentum lima abad Jakarta pada 2027.
Dengan komunikasi yang intensif, kedua pihak diharapkan dapat mendorong masyarakat memperoleh informasi yang akurat, memahami berbagai isu secara proporsional dan ikut menjaga kondusivitas Jakarta.
Hasil audiensi selanjutnya diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui agenda bersama yang lebih konkret, termasuk edukasi publik, penguatan wawasan kebangsaan, pencegahan hoaks serta kegiatan sosial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
AMKI Jaya menyatakan kesiapan mendukung program Kesbangpol melalui kemitraan yang terbuka, profesional dan berorientasi pada kepentingan publik.
