PolitikPadang PanjangSumatera Barat

Sukma Bertekad Kembalikan Marwah Pasar Sebagai Biduk Ekonomi Masyarakat

493
×

Sukma Bertekad Kembalikan Marwah Pasar Sebagai Biduk Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Sukma Dt Bungsu
Sukma Dt Bungsu. (f/ist)

Mjnews.id – Setelah tidak lagi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) beberapa tahun lalu, Sukma tidak berpangku tangan tanpa ada kegiatan. Untuk mengisi hari-harinya, sosok pandai bergaul ini bergabung dengan Partai Golkar Padang Panjang. Pada, Pileg 2024 nanti, tercatat sebagai Caleg Padang Panjang Barat.

Semasa, jadi ASN, berapa jabatan penting di pemerintahan sudah diduduki, mulai dari jadi Auditor Inspektorat tahun 1988 sampai 2003, Kasi Operasional Lalu Lintas Dishub dari 2003 sampai 2008, Kasat Pol PP pada tahun 2008 hinga 2014. Pernah juga jadi Kabid Kedaruratan BPBD dan Kesbangpol pada 2014 sampai 2017. Masih banyak jabatan strategis lainya dipegang sosok periang dan banyak teman ini.

Untuk tahun ini, bila rezeki itu ada, dan masyarakat mengamanahkan duduk jadi Anggota DPRD Padang Paniang. Yang menjadi prioritas untuk diperjuangkan mengembalikan pasar sebagai biduk ekonomi masyarakat. Seharusnya, pasar yang sudah begitu sempurna fisiknya, kenapa orang enggan datang berbelanja. Tentu, ada yang salah,” terang Sukma Dt Bungsu, saat bincang-bincang dengan Mjnews.id, Kamis (25/1/2024) siang.

Sebagai orang baru di kancah perpolitikan Serambi Mekah, perkembangan daerah dari hari ke hari selalu Dia pantau. “Maka dari itu, bila Tuhan memberi kepercayaan duduk menjadi Anggota DPRD itu sudah jadi komitmen untuk menjembatani masyarakat dengan pemerintah untuk mencari jalan keluar yang baik untuk mengembalikan marwah pasar pusat Padang Panjang untuk bisa diramaikan lagi dari aktivitas jual beli,” tutur Sukma dengan optimis.

Sebagai, seorang pensiunan. Tentu, kita paham akan sebuah birokrasi. Majunya, sebuah kota tentu tidak terlepas dari siapa pemimpinya. Jika, pemimpinya merakyat, tentu masyarakat yang dipimpinya juga akan patuh taat dengan peraturan dan UU. Kalau, ingin meraikan pasar dari aktivitas jual beli. Tentu, yang harus dibenahi lingkungan pasarnya, perparkiran yang teratur, pedagang kaki lima diatur sedemikian rupa.

Bagaimana pasar mau ramai dari aktivitas jual beli? Di lain sisi, pemerintah masih membiarkan pedagang berjualan di atas trotoar. “Intinya, pemerintah bersama DPRD harus seayun dalam menyikapi penomena ini. Jika tidak, kita akan terjebak dengan uturan yang kita buat. Sejatinya, peraturan harus tegak lurus dengan kebijakan,” terang mantan Sekretaris Dishub ini.

Lebih jauh, Sukma mengatakan terkait keikutsertaannya terjun dalam dunia politik dan menjadi Caleg, tidak lebih dari panggilan nurani untuk menyuarakan kebenaran, sekaligus mengakomodir suara masyarakat yang termajinalkan selama ini.

Maju, sebagai caleg tidak terlepas dari support dan dukungan banyak lapisan warga dan teman-teman seperjuagan semasa jadi ASN dulu. Tanpa, dukungan warga dan banyak teman teman, ibarat kita berjalan dikegelapan. Untuk itu, satu dukungan sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan.

Meski langkah menuju Parlemen penuh perjuangan, rasa optimis dengan dukungan berbagai elemen, ditambah usaha maksimal dilakukan selama ini. “Mudah-mudahan niat iklas ini membuahkan hasil. Untuk meraihnya, memang butuh perjuangan,” ujar lulusan ilmu pemerintahan IPDN Tahun 1988 itu.

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600