Labih lanjut diharapkan festival budaya makan bajamba itu dikemas menjadi paket wisata kuliner yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Apabila dilaksanakan setiap tahun, tambahnya, akan mengundang banyak wisatawan berkunjung ke Nagari Padang Laweh.
“Kegiatan ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Padang Laweh,” katanya.
Syaifullah, menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu cara melestarikan kebudayaan di Sumbar khususnya di Nagari Padang Laweh, Kabupaten Agam, itu semua dikarenakan budaya makan bajamba merupakan salah satu warisan yang mendunia yang harus dilestarikan keberadaannya.
Ia berharap, para pemuda-pemudi anak nagari dapat melestarikan budaya yang sangat mendunia tersebut karena akan menyelamatkan budaya itu sendiri dari kepunahan.
“Makan bajamba merupakan budaya yang sangat mendunia, mari kita lestarikan dengan melibatkan para muda mudi untuk mencegahnya dari kepunahan budaya lokal yang mendunia ini,” ungkapnya.
(amc/jef)
