Kabupaten AgamSumatera Barat

Ada Kejadian Luar Biasa, Kalaksa BPBD Agam Imbau Warga Waspada Bencana dan Berhati-hati

187
×

Ada Kejadian Luar Biasa, Kalaksa BPBD Agam Imbau Warga Waspada Bencana dan Berhati-hati

Sebarkan artikel ini
Kalaksa Bpbd Agam, Bambang Warsito
Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito. (f/kominfo)

Mjnews.id – Ketua Pelaksana (Kalaksa) BPBD Agam, Bambang Warsito atas nama Bupati Agam imbau warga untuk waspada terhadap bencana dan selalu berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar perairan dan daerah rawan banjir serta tanah longsor.

Imbauan tersebut dilakukan karena dalam satu bulan dan minggu terakhir terjadi kejadian luar biasa di beberapa nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan IV Koto, dan Tanjung Raya.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Di Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya terdapat 2 orang yang tewas tertimbun longsor pada 13 Juli 2023. Sementara di Maninjau, seorang mahasiswa universitas di Bukittinggi yang bernama Harmes S Nator (23) ditemukan jasadnya mengambang di pinggir Danau Maninjau dalam keadaan meninggal dunia pada 31 Juli 2023.

Pada tanggal 5 Agustus 2023 tepatnya di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto seorang bocah bernama Alfaro Gifarel (10) hanyut terbawa aliran Sungai Landia yang tiba- tiba membesar saat sedang bermain di sungai tersebut. Almarhum ditemukan dalam kondisi meninggal 5 KM dari lokasi hanyut yaitu di Nagari Panta, Kecamatan Matur.

Kemudian tanggal 13 Agustus 2023 juga ditemukan jasad seorang bocah Perempuan bernama Amanda (10), hanyut dan meninggal terbawa arus aliran Batang Tiku Jorong Durian Kapeh Darussalam, Nagari Durian Kapeh Darussalam, Kecamatan Tanjung Mutiara.

“Sehubungan dengan kejadian kejadian di atas Kepada keluarga dan warga Kabupaten Agam diimbau untuk berhati-hati serta mendampingi/mengawasi anak di bawah umur untuk beraktivitas di sungai maupun di danau serta di lokasi ex banjir dan tanah longsor juga melakukan hal demikian agar tidak terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, karena dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dengan intensitas hujan yang tinggi,” imbau Bambang Warsito.

(jef)

Kami Hadir di Google News