Mjnews.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar sosialisasi Pajak Air Permukaan (PAP) di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Bupati Benny Dwifa Yuswir, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepatuhan wajib pajak, khususnya para pelaku usaha perkebunan kelapa sawit, dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Bupati Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi PAP di Kabupaten Sijunjung.
Baca Juga: Optimalisasi PAD Sumbar, Evi Yandri Sosialisasikan Pajak Air Permukaan di Dharmasraya
Benny menilai kebijakan Pajak Air Permukaan merupakan langkah penting dalam memperluas basis pendapatan daerah.
“Kami sepakat bahwa optimalisasi PAD menjadi fokus dan perhatian kita bersama. Inovasi, kreativitas, dan ide-ide baru sangat dibutuhkan untuk menggali sumber-sumber potensial dalam meningkatkan PAD dari tahun ke tahun,” ujar Benny.
Ia juga mengimbau seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh agar tercipta pemahaman yang sama antara pemerintah dan pelaku usaha.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Sijunjung atas fasilitasi kegiatan tersebut.
Optimalisasi Pajak Air Permukaan untuk menghadapi tantangan fiskal
Evi menegaskan, optimalisasi PAP menjadi bagian dari strategi daerah menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini tengah menghadapi tekanan, terlebih pascabencana yang melanda Sumatera Barat pada akhir November lalu. Dalam situasi demikian, daerah tidak mungkin hanya bergantung pada pemerintah pusat untuk membiayai pembangunan maupun program rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, berbagai potensi pendapatan terus kami kaji bersama Pemprov untuk meningkatkan PAD. Salah satu yang disepakati untuk dioptimalkan adalah Pajak Air Permukaan,” ujarnya.
