Pembangunan infrastruktur lainnya
Ia juga mengungkapkan, pembangunan jalan melalui program IJD pada ruas Aie Amo senilai sekitar Rp29 miliar telah memasuki proses tender dan ditargetkan mulai dikerjakan pada November 2026.
Selain itu, usulan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp60 miliar disebut telah rampung secara administrasi dan masih didorong untuk mendapatkan alokasi anggaran.
Terkait jalan nasional Tanah Badantuang, Zigo menyatakan akan mendorong peninjauan bersama pihak terkait agar pekerjaan tersebut dapat dituntaskan sesuai ketentuan kontrak yang berakhir pada 2027.
Ia juga menilai investasi dan pengembangan energi baru terbarukan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sijunjung di tengah keterbatasan APBD.
Kemudian, perwakilan warga transmigrasi SP 1, Muhamad Manfaat mengucapkan terimakasih kepada anggota DPR RI Zigo Rolanda, Pemprov dan Pemkab Sijunjung atas perhatiannya kepada warga transmigrasi.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan penghubung sepanjang 7 kilometer, jembatan permanen sepanjang 35 meter, dan jalan poros sepanjang 3 kilometer sudah diperbaiki sehingga dapat membantu mobilitas serta pengangkutan hasil pertanian,” katanya.
Masyarakat transmigrasi berharap pembangunan tersebut berlanjut pada 2027, meliputi tambahan jalan penghubung sepanjang 2 kilometer, jalan poros sepanjang 4 kilometer, pembangunan dua jembatan pendek, serta penambahan penempatan warga transmigrasi.
Hadir kesempatan itu, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, Robi Suherman Ponglabba, ST., MT, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Rengga Wana Putra, SM, unsur Forkopimda Kabupaten Sijunjung.
Kemudian, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Jaheri, S.Sos, M.Si, staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD , Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Camat dan Wali Nagari serta Kepala Desa se-Kabupaten Sijunjung.
(Dicko)
