BeritaKabupaten Solok

Pemkab Solok Tetapkan Status Darurat Bencana, Wabup Candra: Belasan Jorong di 6 Nagari Masih Terisolasi

44
Wakil Bupati Solok, H Candra ungkap penetapan status darurat bencana selama 14 ke depan dalam Jumpa Pers bersama awak media di Gedung MPP Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Wakil Bupati Solok, H Candra dalam Jumpa Pers bersama awak media di Gedung MPP Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (f/harpani siska)

Guna memastikan, Lanjut Wabup Candra ribuan masyarakat terdampak bencana alam dipastikan dapat terpenuhi kebutuhan makanan/minum/sembakonya.

Jajaran Pemerintah daerah bersama Forkopimda, melalui Dinas Instansi terkait, TNI/Polri, dan unsur relawan serta warga masyarakat lainnya, mendistribusikan bantuan makanan/sembako untuk masyarakat terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

“Termasuk untuk warga masyarakat di 6 Nagari yang masih terisolasi sampai saat ini,” lanjut Wabup Candra.

Untuk masyarakat terdampak bencana di Nagari Muaro Pingai dan Paninggahan yang terisolasi, bantuan makanan didistribusikan atau diantar petugas pemerintah, TNI/Polri dan relawan lainnya.

“Bantuan didistribusikan ke dua nagari yang terletak di tepian Danau Singkarak menggunakan speed boat milik TNI serta perahu masyarakat,” ungkapnya.

Guna memenuhi belasan ribu porsi makanan untuk masyarakat terdampak bencana, Pemerintah daerah setempat menggandeng sejumlah Dapur SPPG yang sudah beroperasi di Kabupaten Solok.

Disampaikan Wabup, setidaknya sudah 15 ribu lebih porsi makanan untuk masyarakat terdampak bencana yang dibantu pengadaannya oleh Dapur SPPG.

Selain itu, guna memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak bencana, Pemkab Solok melalui Dinas Sosial sampai saat ini dan beberapa hari ke depan masih membuka Posko Dapur Umum dan Logistik yang didirikan di halaman komplek Islamic Center Koto Baru.

Dari Dapur Umum dan Logistik ini, setiap harinya didistribusikan ribuan porsi makanan, terutama untuk memenuhi kebutuhan makan siang masyarakat terdampak bencana.

Untuk penyalurannya dikoordinasikan dengan petugas dan relawan serta masyarakat, di Posko-Posko yang ada di Nagari-Nagari. Agar, bantuan makanan/sembako yang didistribusikan tepat sasaran, dan benar-benar sampai untuk masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan bantuan.

Exit mobile version