Mjnews.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, atas dukungan penuh TNI dalam percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Dua jembatan utama di Kabupaten Solok sebelumnya putus total dihantam banjir dan arus deras, sehingga akses warga terputus.
“Berkat bantuan Pangdam dan pasukan TNI yang bekerja siang malam, insya Allah dua jembatan yang putus itu segera tersambung kembali,” ujar Bupati Jon Firman Pandu, Minggu (07/12/2025).
Pemasangan 2 Unit Jembatan Bailey di Kabupaten Solok
Saat ini, pemasangan dua unit Jembatan Bailey oleh jajaran Kodam XX/TIB di Kabupaten Solok, seiring dengan dua jembatan lainnya wilayah Sumatera Barat terus dikebut.
Berikut perkembangan dua jembatan di Kabupaten Solok :
1. Jembatan Bawah Kubang (Solok) Jembatan sepanjang 17 meter yang menghubungkan Sawah Suduik–Koto Hilalang ini dipasang menggunakan Bailey tipe 1-1 dengan panjang 21 meter (7 petak). Proses pengerjaan ditargetkan selesai pada 6–12 Desember.
2. Jembatan Supayang (Solok) Jembatan penting penghubung Solok–Nagari Paninggahan ini akan dipasang Bailey sepanjang 39 meter oleh Yonzikon 12 Menzikon. Target penyelesaian: 7 hari kerja.
Lokasi Lain di Sumbar : Jembatan Luhuang, Padang Pariaman
Jembatan yang menghubungkan Lubuk Basung–Sungai Limau ini akan dipasangi Bailey sepanjang 36 meter. Target pengerjaan antara 8–14 hari.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap percepatan pemasangan jembatan darurat ini dapat segera memulihkan mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan di kawasan terdampak bencana.
(sis)
