Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat menyatakan pemerintah pusat menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah yang kini menjadi salah satu isu darurat nasional. Untuk mempercepat penanganannya, Kementerian Lingkungan Hidup tengah menyiapkan tambahan anggaran yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada tambahan anggaran yang bisa langsung merespons kebutuhan daerah terkait penanganan sampah,” ujar Menteri.
Ia juga mengapresiasi daerah-daerah yang telah berhasil mengelola sampah dengan tingkat keberhasilan mendekati 100 persen dan berharap praktik baik tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Selain itu, Menteri meminta jajaran pejabat Kementerian Lingkungan Hidup asal Sumatera Barat memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar berbagai kebutuhan daerah dapat segera ditindaklanjuti.
Menutup keterangannya, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan Pemerintah Kabupaten Solok akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola persampahan yang lebih baik, mulai dari pengurangan sampah di tingkat rumah tangga, penguatan pengelolaan berbasis nagari, hingga hadirnya fasilitas pengolahan sampah modern.
(Siska)
