Mjnews.id – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, membagikan masker dan vitamin kepada siswa SMPN 3 X Koto Singkarak, Senin (19/10/2026), sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pembagian masker dan vitamin tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesehatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi memengaruhi kualitas udara dan mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Dalam kegiatan itu, Bupati Solok didampingi perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Wali Nagari Sumani Masri Bakar, serta Kepala SMPN 3 X Koto Singkarak, Elfiana, S.Pd.
Jon Firman Pandu mengatakan kegiatan belajar mengajar di sekolah diharapkan tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan para siswa. Untuk itu, pihak sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan peserta didik menerapkan langkah pencegahan.
“Bagaimanapun, proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Namun, pihak dinas dan sekolah harus mengingatkan seluruh peserta didik untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan. Penggunaan masker dan mengonsumsi vitamin harus betul-betul dikawal oleh pihak sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan, penyerahan masker dan vitamin di SMPN 3 X Koto Singkarak tersebut dilakukan secara simbolis. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Solok bersama TP PKK Kabupaten Solok, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Kesehatan akan melanjutkan pembagian bantuan serupa ke sekolah-sekolah lainnya di daerah itu.
Selain mengantisipasi dampak kabut asap, Bupati juga mengingatkan pihak sekolah agar memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan nyaman bagi peserta didik dan menegaskan praktik perundungan atau bullying tidak boleh terjadi dan harus menjadi perhatian seluruh warga sekolah.
Bupati turut meminta sekolah memantau perkembangan kondisi udara setiap hari serta berkoordinasi dengan dinas terkait apabila terjadi penurunan kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan siswa.
Ia berharap kondisi kabut asap segera membaik, terutama dengan adanya hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir, sehingga aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan normal.
Sementara itu, Wali Nagari Sumani, Masri Bakar, menyambut baik langkah pemerintah daerah dalam memberikan masker dan vitamin kepada para siswa.
Menurutnya, upaya tersebut membantu meningkatkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap.
Ia menyatakan pemerintah nagari bersama pihak sekolah siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kabut asap, termasuk mengingatkan siswa untuk menggunakan masker dan menjaga kesehatan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok berharap pencegahan dampak kabut asap dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, pemerintah nagari, tenaga pendidik, dan instansi terkait, sehingga kesehatan peserta didik tetap terjaga.
(Siska)
