BeritaKota Bukittinggi

DPRD Gelar Rapat Paripurna HJK Bukittinggi ke-240

1155
DPRD Gelar Rapat Paripurna HJK Bukittinggi ke-240
DPRD Gelar Rapat Paripurna HJK Bukittinggi ke-240. (f/siti aisyah)

Dari hasil seminar itu, penetapan hari jadi kota, harus mengandung nilai integratif, nilai inspiratif, nilai aspiratif, nilai patriotisme dan nasionalisme.

“Dari nilai-nilai yang terkandung itu, terungkap dalam hasil seminar, bahwa Hari Jadi Kota Bukittinggi diusulkan pada tanggal 22 Desember tahun 1784. Setelah dipelajari dan dibahas oleh pansus DPRD, mana dalam surat keputusan nomor 10/SK-I//DPRD/1988 tanggal 15 Desember tahun 1988 dapat menyetujui tanggal 22 Desember 1784 sebagai Hari Jadi Kota Bukittinggi dan berdasarkan SK Wali Kota Nmor 188.45117-1988 tanggal 17 Desember tahun 1988, ditetapkan Hari Jadi Kota Bukittinggi tanggal 22 Desember tahun 1784,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, Ketua Kerapatan Adat Kurai (KAK) Limo Jorong, Inyiak H. A Datuak Sati, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan yang berlandaskan nilai kearifan lokal, yakni Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momebt ini sebagai sarana introspeksi, belajar dari sejarah, dan menata masa depan dengan tetap menghormati warisan leluhur. Semangat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mewujudkan Bukittinggi yang semakin maju dan berdaya saing.

“Tahun 2024 yang penuh dinamika politik, termasuk Pilkada yang berjalan damai, juga menjadi perhatian. Kedewasaan berpolitik warga Bukittinggi di apresiasi sebagai cerminan demokrasi yang sehat. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Kota Bukittinggi demi mencapai masa depan yang lebih baik. Biduak lalu, kaiambang batawuik,” pesannya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, Hari Jadi Kota Bukittinggi yang ke-240 ini, mengangkat tema “Semangat transformasi untuk mewujudkan Bukittinggi maju berkelanjutan”. Hal ini sejalan dengan semangat untuk melakukan perubahan terus menerus guna mewujudkan Bukittinggi lebih baik ke depan dengan tetap berlandaskan pada ABS-SBK.

“Kita patut berbangga karena kota yang kita cintai ini telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dan menjadi salah satu kota penting tidak hanya di Sumbar bahkan di Indonesia. Kota Bukittinggi telah mampu mensejajarkan dirinya dengan kota-kota lain di Indonesia, baik dalam hal perkembangan perekonomian, pariwisata, pendidikan, kesehatan, pengelolaan pemerintahan dan lainnya,” ungkapnya.

Ekonomi Kota Bukittinggi tumbuh konsisten pada 3 besar terbaik kabupaten kota di Sumbar. Pada tiga tahun terakhir ini selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi provinsi. Tingkat kemiskinan di Kota Bukittinggi pada tahun 2023 sebesar 4,11 persen, ini merupakan capaian terendah Kota Bukittinggi selama 10 tahun terakhir dan angka harapan hidup Kota Bukittinggi merupakan yang tertinggi di Sumbar, sejak beberapa tahun terakhir yaitu 75,13 pada 2023. Untuk tingkat pengangguran sebesar 4,99 persen jauh lebih baik dari provinsi dan nasional yaitu sebesar 5,94 persen dan 5,32 persen.

“Ini semua tentu tidak lepas dari partisipasi dan dukungan dari semua warga, para tokoh masyarakat baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Exit mobile version