Mjnews.id – Proses pembangunan gedung pustaka 2,5 lantai dengan biaya Rp10 miliar di kawasan Panorama cukup hangat dibicarakan beberapa hari terakhir.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menegaskan, proses dari awal, dilaksanakan secara profesional.
Tahapan pembangunan yang dilaksanakan, didapati ada pekerjaan belum maksimal, di bagian pengecoran balok beton. Hal ini diminta kepada PU untuk segera menindaklanjuti.
“Tentu pelaksana harus menyelesaikan dengan cepat. Saya sudah perintahkan PU dan perpustakaan untuk menindaklanjuti ini. Kalau memang perlu, jika ada kesalahan berikan sanksi, mulai SP 1, SP 2 dan selanjutnya,” tegas Wako Ramlan, usai apel gabungan di Halaman Balaikota, Senin (27/10/2025).
Terkait, informasi mengenai ada teman wali kota yang disampaikan, Wako menjelaskan, tidak mengenal kontraktor dan perusahaannya.
“Saya luruskan, tidak pernah kenal dengan kontraktornya, tidak tahu perusahaannya. Memang saat sidak ke sana satu kali, saya ketemu beberapa yang kenal dengan saya, karena orang Bukittinggi juga. Tapi saya pribadi, posisinya di pekerjaan itu saya tidak tahu. Namun, masalah kenal atau tidak kenal, tidak ada urusan dengan pekerjaan. Kita kerja profesional. Prosesnya mulai lelang, dilakukan secara profesional. Jadi jangan sampai informasinya dibelok-belokkan. Silahkan berikan kritikan yang membangun, ” tegasnya.
Wako berharap, pekerjaan dapat dipercepat, agar pada akhir tahun nanti, gedung pustaka yang pembangunannya menggunakan dana pusat bisa selesai.
(Aii)
