BeritaKota Bukittinggi

Perkuat Validitas Data Perlindungan Sosial, Dinas Sosial Bukittinggi ‎Sosialisasikan Perlinsos Digital

21
Dinas Sosial Bukittinggi ‎Sosialisasikan Perlinsos Digital
Dinas Sosial Bukittinggi ‎Sosialisasikan Perlinsos Digital. (f/pemko)

Mjnews.id – ‎Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial gelar sosialisasi Perlinsos Digital (Perlindungan Sosial Digital), diikuti SKPD terkait, BPS, camat dan lurah serta pendamping PKH dan TKSK Kota Bukittinggi di Ruang Rapat Lantai III, Senin 7 September 2026.

‎Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, menjelaskan, Kota Bukittinggi ditunjuk sebagai salah satu daerah pilot project Perlinsos Digital. Program ini merupakan upaya pemerintah mempercepat dan memperbaiki pemutakhiran data perlindungan sosial.

ADVERTISEMENT

Perlinsos Digital sebelumnya dilaksanakan di Banyuwangi, kemudian diperluas ke sejumlah kabupaten/kota dan pada awal September 2026 telah mencakup 215 kabupaten/kota.

‎”Melalui Perlinsos Digital, masyarakat yang melakukan pemutakhiran data tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui status kelayakannya. Dalam uji coba ini, prosesnya dapat diketahui sekitar 10 menit. Tugas pemerintah daerah adalah mendaftarkan masyarakat sebanyak-banyaknya, tidak terbatas pada desil 1 sampai 5, karena ke depan berbagai program bantuan pemerintah akan menggunakan sistem ini,” jelasnya.

‎Roza menambahkan, Perlinsos Digital bukan sekadar digitalisasi layanan, tetapi menjadi langkah untuk mewujudkan data perlindungan sosial yang lebih akurat, dinamis dan sesuai kondisi masyarakat.

“Karena itu, seluruh pihak perlu mendukung pelaksanaannya agar masyarakat yang layak mendapatkan perlindungan sosial dapat terdata dengan baik dan program bantuan pemerintah ke depan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran,” kata Roza.

‎Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Efriandi, menyampaikan, validitas data menjadi hal penting dalam pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital). Data Perlinsos Digital nantinya menjadi data tunggal yang terintegrasi dengan berbagai program bantuan sosial, sehingga diperlukan sinergi RT, RW, lurah, camat, kader, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, pekerja sosial masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk memastikan data masyarakat benar dan lengkap.

‎”Perlinsos Digital ini perlu kita dukung bersama karena akan menjadi dasar dalam pelaksanaan berbagai program perlindungan sosial. Jangan sampai ada data yang tidak valid sehingga masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru tidak menerima. Karena itu, mari kita bersama-sama memastikan dan memvalidasi data di lapangan agar Perlinsos Digital ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

(Aii)

Exit mobile version