Kota BukittinggiOlahraga

Wako ‎Ramlan Lepas 644 Kontingen Bukittinggi ke Porprov XVI Sumbar

34
Wako ‎Ramlan Nurmatias saat melepas 644 Kontingen Bukittinggi ke Porprov XVI Sumbar
Wako ‎Ramlan Nurmatias saat melepas 644 Kontingen Bukittinggi ke Porprov XVI Sumbar. (f/pemko)

Mjnews.id – ‎​Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias melepas 644 anggota kontingen Kota Bukittinggi untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat, dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Bukittinggi, Kamis 1 Oktober 2026.

‎Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Hendra Eka Putra, menjelaskan ‎Kontingen Kota Bukittinggi berjumlah 644 orang yang terdiri atas 536 atlet dan 108 ofisial. Mereka akan bertanding pada 42 cabang olahraga (cabor) dalam proprov XVI Sumatera Barat 2026.

ADVERTISEMENT

‎​”Kategori penyaringan pengiriman atlet ini memiliki beberapa ketentuan. Pertama, atlet-atlet yang berprestasi tinggi. Kedua, atlet yang bekerja di lembaga atau dinas instansi di Kota Bukittinggi dengan melampirkan surat keterangan dari instansi tempatnya bekerja. Ketiga, atlet yang pernah berkontribusi mengikuti ajang kejuaraan tingkat nasional serta membawa nama harum Kota Bukittinggi,” jelasnya.

‎Selanjutnya, Wali kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan atas nama pemerintah kota Bukittinggi melepas secara resmi kontingen untuk berlaga pada porprov XVI Sumatera Barat.

‎”Selamat bertanding, tampilkan kemampuan maksimal, jaga keselamatan diri saat bertanding, serta selalu menjaga nama baik Kota Bukittinggi,” ujarnya.

‎Ramlan Nurmatias, menambahkan, Pemko Bukittinggi tetap memberikan dukungan terhadap kontingen yang mengikuti Porprov Sumatera Barat. Ia mengatakan, Pemko Bukittinggi masih bersyukur dapat mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendukung keikutsertaan kontingen pada Porprov tahun ini, meskipun kondisi keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jumlah atlet yang diberangkatkan. Keikutsertaan kontingen tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga harus memperhatikan ketertiban administrasi.

“Tidak semua atlet yang dikirim karena ada persyaratan dan kesepakatan di provinsi Sumatera Barat, untuk mengirim atlet lokal,” ungkap Ramlan.

(Aii)

Exit mobile version