Kota BukittinggiSumatera Barat

Pernyataan Walikota Bukittinggi Berbuntut Panjang, Erman Safar Dilaporkan ke Polisi

290
×

Pernyataan Walikota Bukittinggi Berbuntut Panjang, Erman Safar Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan artikel ini
Tokoh masyarakat Kurai V Jorong
Tokoh masyarakat Kurai V Jorong, Kota Bukittinggi. (f/munasril)

Mjnews.id – Adanya ucapan Walikota Bukittinggi, Erman Safar yang terindikasi hoax yang mengatakan ada kasus penyimpangan seksual sedarah antara ibu dan anak laki-laki yang telah berlangsung cukup lama, berbuntut panjang.

Ucapan tersebut disampaikan Walikota Erman Safar dalam acara sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini diadakan di Aula rumah dinas walikota, Rabu 21 Juni 2023.

Ucapan Walikota Erman Safar yang juga viral di sejumlah media baik lokal maupun nasional, ternyata mendapat reaksi dari masyarakat Bukittinggi Kurai V Jorong terdiri Ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, bundo kandung dan parik paga Nagari.

Reaksi tokoh masyarakat tersebut diperlihatkan dengan melaporkan Erman Safar ke polisi.

Menurut laporan tokoh masyarakat, karena ucapan Walikota Erman Safar mengenai adanya skandal seksual antara ibu dan anak viral di sejumlah media sehingga menjadi konsumsi publik dibaca dan ditonton secara terbuka dalam ruang lingkup, bukan nasional saja bahkan sudah mendunia.

Akibat dari viralnya pemberitaan skandal seksual, maka masyarakat Bukittinggi khususnya tokoh masyarakat Kurai V Jorong dan masyarakat Bukittinggi merasa terkejut dan tersakiti dengan pemberitaan tersebut.

Ternyata setelah ditelusuri kepada pihak terduga, kejadian tersebut tidak seperti yang disampaikan Erman Safar di depan umum. “Ini merupakan kebohongan telah disampaikan walikota Bukittinggi, Erman Safar,” ujar tokoh masyarakat tersebut, Senin (26/6/2023).

Adanya pemberitaan di media massa sudah menjadi topik pembicaraan di tengah-tengah masyarakat dan itu sangat memalukan serta melukai perasaan dan menghina marwah Kota Bukittinggi. Demikian laporan tokoh masyarakat kepada pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Fetrizal kepada awak media membenarkan adanya laporan dari tokoh masyarakat Kurai. “Karena menyangkut Walikota, pemeriksaanya akan kita koordinasikan dengan Kapolda Sumbar lebih dulu,” ujar Kasat Reskrim.

Seusai mendatangi Mapolresta Bukittinggi, rombongan selanjutnya menuju Kantor DPRD guna menyampaikan aspirasi dan pernyataan sikap.

(Ril)

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600