4 Pansus DPRD Padang bahas LKPJ Wako
Berbagai angka dan statistik itu dikuliti 4 pansus terdiri dari pansus I sampai IV. Pansus I diketuai Usmardi Thareb. Pansus II diketuai Rachmad Wijaya, Pansus III dipimpin Helmi Moesim. Sementara Pansus IV diketuai H. Iskandar. Pembahasan dilakukan secara maraton selama dua hari, 30 dan 31 Maret 2026.
Hal yang krusial dalam pembahasan itu berkaitan dengan perlunya PAD digenjot lagi agar pendapatan daerah makin besar.
Ketua DPRD Muharlion menjelaskan, pembahasan di tingkat pansus itu nantinya akan menjadi dasar bagi fraksi untuk menyampaikan pemandangan umum.
Masing-masing fraksi nantinya akan memberikan persetujuan LKPJ ditetapkan jadi Peraturan Daerah.
Dijelaskan Muharlion, selain pembahasan dengan OPD, pansus juga kunjungan lapangan guna memastikan antara yang disampaikan ke DPRD memang ada di lapangan dan sesuai dengan fakta.
Pansus melakukan pembahasan bersama OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Pembahasan antara eksekutif dan legislatif itu menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Kota Padang sekaligus merumuskan rekomendasi strategis untuk perbaikan ke depan.
Pembahasan lintas pansus ini menitikberatkan pada kesesuaian antara perencanaan, realisasi anggaran, serta dampak program terhadap masyarakat. Sejumlah catatan penting pun mengemuka, mulai dari capaian yang patut diapresiasi hingga kekurangan yang perlu dibenahi.
Pansus I DPRD Padang
Usmardi Thareb menegaskan, pihaknya menilai LKPJ tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kami melihat LKPJ 2025 dari pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, dan manfaat yang dihasilkan. Umumnya tidak ada yang sempurna, maka kami akan memberikan rekomendasi agar segala kekurangan dapat diperbaiki ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari hasil pertemuan dengan sejumlah mitra seperti Sekretariat DPRD, Inspektorat, BKPSDM, dan Dinas Pertanahan, masih ditemukan capaian yang belum optimal.
“Pada umumnya kegiatan belum mencapai 100 persen, termasuk penyerapan anggaran yang belum sesuai. Oleh karena itu, kita berharap ada perbaikan di masa mendatang,” katanya.
