BeritaKota Padang

Wajah Baru Transportasi Padang: Transformasi Angkot ke Bus Listrik

17
Kepala UPTD Dinas Perhubungan Kota Padang, Bima
Kepala UPTD Dinas Perhubungan Kota Padang, Bima. (f/obral)

Mjnews.id – Transformasi transportasi publik di Kota Padang kian progresif melalui peremajaan puluhan angkot menjadi bus listrik berbadan besar. Langkah inovatif ini tidak hanya memperkuat layanan Trans Padang koridor 1 rute Pasar Raya-Batas Kota, tetapi juga menegaskan komitmen Pemko Padang dalam menghadirkan moda transportasi modern, ramah lingkungan, dan profesional.

Kota Padang sebagai episentrum sekaligus terus berbenah membuktikan diri sebagai kota yang “makin di depan”. Tantangan mobilitas urban yang kian dinamis dijawab dengan cerdas oleh Pemerintah Kota Padang melalui terobosan revolusioner di sektor transportasi darat. Moda transportasi massal di ranah Minang kini bersiap melompat ke era yang lebih modern, ramah lingkungan, dan eksklusif.

ADVERTISEMENT

Transformasi transportasi umum

Transformasi besar tengah berlangsung untuk melengkapi koridor angkutan umum ke berbagai rute utama. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kehadiran 6 unit bus listrik berkapasitas besar untuk melayani rute vital Koridor I, yakni Pasar Raya-Batas Kota.

Kehadiran armada bertenaga listrik tentu memberikan ruang yang jauh lebih lapang dan nyaman bagi penumpang umum, seolah memanjakan masyarakat dengan layanan premium yang setara dengan kota-kota metropolitan.

Peremajaan Angkot menjadi bus listrik

Inovasi ini dijalankan tanpa mematikan mata pencaharian para pengusaha angkutan lokal. Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani, S. Sit, M. T, melalui Kepala UPTD Dinas Perhubungan Kota Padang, Bima, S. T., T. D, Datuk Malintang Sati, memberikan kepastian mengenai langkah strategis ini.

Menurut Bima saat dikonfirmasi pada Rabu, 17 Juni 2026, sebanyak 30 unit angkutan kota (angkot) rute Pasar Raya-Batas Kota secara bertahap diremajakan.

Menariknya, peremajaan ini menggunakan konsep konsorsium: masing-masing 5 buah angkot yang diremajakan digabungkan menjadi 1 unit bus listrik. Dari total 30 angkot tersebut, lahir 6 unit bus listrik berbadan jauh lebih besar dan representatif dibandingkan armada Trans Padang yang telah mengaspal sebelumnya.

Sinergi dengan Pihak Ketiga dan PSM

Keenam bus listrik ini nantinya akan bergabung dalam pengelolaan manajemen perusahaan ketiga, seperti halnya PSM (Padang Sejahtera Mandiri), yang juga membawahi operasional berbagai armada Trans Padang di berbagai koridor.

Konsolidasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pemko Padang terus memberikan ruang dan peluang bagi para pengusaha angkutan umum lokal untuk berkembang dan bertransformasi ke arah yang lebih profesional.

“Dengan terus bertambahnya jumlah armada bus Trans Padang dari sekian tahapan penambahan hingga saat ini, masyarakat semakin memiliki banyak opsi mobilitas yang aman dan terjangkau,” ucap Bima.

(obral)

Exit mobile version