BeritaKota Payakumbuh

YB Dt Parmato Alam Desak PDAM Payakumbuh Segera Pergunakan Dana Mengendap Rp 42 M di Bank

766
Yendri Bodra Dt Parmato Alam
Yendri Bodra Dt Parmato Alam. (f/ist)

Mjnews.id – Guna memastikan lancarnya aliran air ke rumah masyarakat, Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Yendri Bodra Dt Parmato Alam bersama anggota dewan lainnya, mendesak PDAM agar segera merealisasikan uang Rp 42 Miliar yang didepositokan itu untuk menjawab keluhan masyarakat Payakumbuh terkait sering kurang maksimalnya air mengalir ke rumah warga.

YB Dt Parmato Alam menyampaikan, air PDAM mati bisa menjadi masalah besar bagi masyarakat. Pasalnya, keberadaan air bersih sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

“Tak hanya itu, air bersih juga mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan aktivitas bisnis di berbagai industri,” kata politisi Golkar itu melalui pesan singkat whatsappnya kepada wartawan Jumat 12 Juli 2024.

YB Dt. Parmato Alam mengatakan banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait seringnya air mati di beberapa rumah warga.

“Untuk menjawab hal ini, Saya meminta kepada PDAM Payakumbuh selaku mitra kerja Komisi B, agar segera merealisasikan uang Rp 42 Miliar yang mengendap itu. Pergunakan lah uang tersebut sesuai dengan peraturan undang-undang yang ada,” ujar mantan Ketua DPRD Payakumbuh itu.

Sebelumnya diberitakan, Yendri Bodra Datuak Parmato Alam, kepada wartawan mengatakan, DPRD meminta dan mendesak PDAM agar uang Rp42 Miliar tersebut di pergunakan untuk memperbaiki distribusi air, agar kebutuhan masyarakat bisa terjawab.

“Karena saat ini masyarakat kita sedang menjerit dan mengeluh masalah air PDAM yang sangat kecil aliran airnya ke rumah warga,” kata ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh itu, Selasa 11 Juni 2024 lalu.

Dikatakan YB Dt. Parmato Alam bahwa masalah air ini adalah sangat vital bagi masyarakat, karena air adalah sumber kehidupan, tak ada air kita tidak bisa berbuat apa apa, jadi jangan sampai masyarakat kita terkendala lagi soal aliran air ke rumah masing-masing.

“Ini kita sangat atensi agar PDAM Payakumbuh segera memperbaiki saluran-saluran pipa air agar air bisa normal kembali masuk ke rumah masyarakat kita,” ujar YB Dt. Parmato Alam.

Sebelumnya diberitakan, YB. Dt. Parmato Alam sedang memperjuangkan kebutuhan vital masyarakat untuk menikmati air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sago (Pamtigo).

Polemik air terkuak oleh Komisi B, Pamtigo mengendapkan uang sebesar Rp42 Miliar di bank, Rp25 Miliar dalam bentuk deposito dan Rp17 Miliar dalam bentuk giro.

“Saat ini, Saya bersama anggota dewan lainnya di Komisi B tengah menyorot dan meminta data selengkap-lengkapnya kepada perusahaan daerah tersebut untuk bisa diminta pertanggungjawaban dan kejelasan kenapa problem air bersih tak kunjung selesai di Kota Payakumbuh,” kata YB Dt. Parmato Alam.

Tampak hadir Armen Faidal Fraksi Demokrat yang juga Wakil Ketua DPRD dan Koordinator Komisi B, Opet Nawati Sekretaris Komisi B dan saat ini masih menjadi anggota dewan fraksi PAN, Edwar DF Fraksi PPP, Heri Iswandi Fraksi PKS dan Dirut PDAM Khairul Ikhwan beserta rombongan.

(Yud)

Exit mobile version