Mjnews.id – Tumpukan tanah urug tercecer di jalan raya dapat mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Hal itu terlihat saat tumpukan tanah urug yang ada di batas Kota Payakumbuh-Tanjung Pati berdampak mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi memicu terjadinya bahaya bagi pengendara, terutama saat musim penghujan karena jalan raya licin.
Pantauan wartawan di lapangan, mobil Damtruk pembawa tanah urug tersebut terlihat dari arah Tanjung Pati dan tumpukan tanah urug yang dipakai untuk menimbun guna membangun ruko atau sejenisnya, terkesan lepas dari pantauan pihak terkait serta tanah urug tersebut diduga kuat ilegal.
Nedi, salah satu pengendara motor kepada wartawan menyebutkan, kalau bisa mobil yang melintas membawa tanah urug agar memakai terpal, supaya abunya tak terbang ke sana sini.
“Saya berharap agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti keluhan kami ini sebagai pengguna jalan,” katanya, Rabu 12 Februari 2025.
Nedi juga meminta kepada pihak pengelola agar lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan kalau bisa bersihkan tumpukan tanah urug yang tercecer di jalan serta menambah rambu-rambu di lokasi proyek.
“Menugaskan petugas untuk mengatur lalu lintas di lokasi proyek guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Nedi.
(Yud)
