BeritaBudayaKota Payakumbuh

Satu Event Satu Nagari di Tiakar Angkat Tradisi Maanta Pabukoan

870
Wawako Payakumbuh, Elzadaswarman disambut dalam acara Satu Event Satu Nagari di Tiakar
Wawako Payakumbuh, Elzadaswarman disambut dengan siriah di carano dalam acara Satu Event Satu Nagari di Tiakar. (f/pemko)

Mjnews.id – Tradisi masyarakat Minangkabau kembali diangkat melalui program Satu Nagari Satu Event di Kota Payakumbuh. Kali ini, giliran Nagari Tiakar di Kecamatan Payakumbuh Timur yang menjadi tuan rumah kegiatan dengan tema “Tradisi Maanta Pabukoan”, Minggu (05/10/2025).

Tradisi Maanta Pabukoan merupakan kebiasaan masyarakat yang dilakukan setiap pertengahan bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

Dalam tradisi ini, keluarga menantu perempuan datang ke rumah mertua untuk mengantarkan makanan berbuka puasa sebagai bentuk penghormatan.

Rombongan biasanya datang mengenakan pakaian adat khas Minangkabau, baju kuruang dan tikuluak kompong, sambil membawa dulang berisi aneka hidangan seperti nasi, sampodeh dagiang, semur ayam, pangek masin ikan kalai, sambal goreng, hingga kue tradisional seperti serabi, bubua cande, dan onde-onde.

Setibanya di rumah mertua, makanan tersebut disantap bersama keluarga besar, niniak mamak, bako, dan tetangga sekitar, untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dalam kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap upaya masyarakat Nagari Tiakar dalam melestarikan tradisi lokal.

“Tradisi seperti ini adalah bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau. Melestarikannya berarti menjaga nilai-nilai yang diwariskan para leluhur,” kata Wawako Elzadaswarman.

Ia menegaskan, pelestarian adat dan budaya perlu dilakukan bersama, berlandaskan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah; Adat Salingka Nagari, Syara’ Mangato Adat Mamakai, Alam Takambang Jadi Guru.

Wawako menyebut, Pemko Payakumbuh terus memperkuat dukungan terhadap lembaga adat seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang.

Salah satu bentuk dukungannya adalah penyelenggaraan program Satu Nagari Satu Event di setiap nagari yang ada di Kota Payakumbuh.

“Program ini bukan hanya menjaga adat dan budaya, tapi juga memperkuat identitas nagari, menumbuhkan kecintaan generasi muda pada tradisi Minangkabau, serta menjadikan nagari sebagai destinasi wisata budaya,” katanya.

Exit mobile version