BeritaKota Payakumbuh

Sekda Payakumbuh Ajak ASN Ubah Pola Mobilitas demi Menghemat Energi

145
Sekda Rida Ananda saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Payakumbuh tekankan perubahan mobilitas untuk menghemat energi
Sekda Rida Ananda saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Payakumbuh. (f/pemko)

Mjnews.id – Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menghemat energi dengan mengubah pola mobilitas harian, salah satunya melalui penggunaan sepeda atau angkutan umum saat berangkat kerja.

“Di Pemko Payakumbuh ada lebih kurang 3.000 ASN. Kalau kita mulai bersepeda atau menggunakan angkutan umum ke kantor, berapa energi yang bisa kita hemat,” kata Sekda Rida Ananda saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (06/03/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, ajakan tersebut merupakan arahan dari Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait penghematan energi yang harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.

Dalam mendukung gerakan penghematan energi nasional. Salah satunya dengan penerapan skema Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Kebijakan tersebut secara resmi dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 dan diperkuat dengan SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ. Regulasi ini mengatur Penyesuaian pola kerja ASN dilakukan melalui kombinasi fleksibilitas lokasi kerja, yaitu empat hari kerja di kantor (work from office/WFO), dan satu hari WFH setiap hari Jumat.

Mendukung semangat efisiensi tersebut, Pemko Payakumbuh mengambil langkah strategis dengan meluncurkan gerakan penghematan energi di lingkungan pemerintahan. Kebijakan ini akan dituangka dalam Edaran Wali Kota yang dalam waktu dekat akan diterbitkan

Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan secara bersama akan memberi dampak besar terhadap efisiensi energi.

Rida menyampaikan, keterbatasan transportasi umum di Payakumbuh tidak menjadi penghalang untuk mulai berhemat.

ASN yang selama ini menggunakan mobil dinas atau kendaraan pribadi roda empat didorong beralih ke sepeda motor, sepeda, bahkan berjalan kaki bagi yang berdomisili dekat kantor.

“Kalau rumahnya dekat, kenapa tidak jalan kaki. Ini upaya sederhana, tapi dampaknya besar kalau kita lakukan bersama,” ujarnya.

Ia juga memberi contoh dengan mengubah kebiasaan pribadinya. Jika biasanya menggunakan mobil dinas, kali ini ia memilih menggunakan sepeda motor untuk datang ke kantor sebagai bentuk komitmen awal.

Lebih lanjut, Rida mengingatkan bahwa kemampuan membeli bahan bakar bukan menjadi alasan untuk boros energi.

Exit mobile version