Ramainya pengunjung turut membawa berkah bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi. Lapak makanan, minuman, dan aneka jajanan dipadati pembeli sejak sebelum pertandingan dimulai hingga peluit panjang dibunyikan sehingga mendorong peningkatan omzet para pedagang.
“Nonton bareng seperti ini memberikan efek berganda bagi masyarakat. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi rakyat karena UMKM memperoleh peningkatan pendapatan dari tingginya jumlah pengunjung,” katanya.
Melalui penyelenggaraan nonton bareng Piala Dunia 2026, Pemerintah Kota Payakumbuh tidak hanya menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta untuk menghadirkan ruang publik yang memberikan manfaat sosial sekaligus ekonomi bagi masyarakat.
(MC)
