BeritaKota PayakumbuhLimapuluh KotaParlemen

Aspon Dedi Terpilih Lagi Sebagai Ketua PWI Paliko, Boy Sandi: Selamat Uda Popon!

23
Anggota Fraksi Golkar Bintang Pembangunan DPRD Payakumbuh, Boy Sandi (kanan), saat menyambangi Kantor PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota
Anggota Fraksi Golkar Bintang Pembangunan DPRD Payakumbuh, Boy Sandi (kanan), saat menyambangi Kantor PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota. (f/ist)

Mjnews.id – Sang petahana ketua PWI Paliko (Payakumbuh–Limapuluh Kota), Aspon Dedi kembali mendapat mandat memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) masa bakti 2025-2028 setelah unggul dengan meraih suara 13 dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara.

Pemilihan tersebut berlangsung dalam Konferensi PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Tahun 2026 yang digelar di Aula Josrizal Zain Lt. III Balai Kota Payakumbuh.

ADVERTISEMENT

Anggota Fraksi Golkar Bintang Pembangunan DPRD Payakumbuh, Boy Sandi kepada wartawan menyampaikan ucapan selamat Uda Popon (panggilan akrab Aspon Dedi, Red) atas diberinya amanah dalam memimpin PWI cabang Payakumbuh-Limapuluh Kota.

“Semoga amanah dalam mengemban tugas sebagai ketua PWI Paliko berikutnya,” ucapnya saat ngopi darat dengan sejumlah wartawan di pusat kota Payakumbuh, Senin 28 September 2026.

Peran strategis PWI

Menurut politisi muda asal Koto Nan Ampek tersebut, PWI memiliki peran strategis sebagai organisasi profesi wartawan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus menjadi mitra pemerintah dan lembaga publik lainya serta menyampaikan informasi kepada masyarakat  yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan,” ujarnya.

Ia juga berharap agar Uda Popon amanah dalam menjalankan roda organisasi, mampu menjaga marwah profesi wartawan, memperkuat solidaritas insan pers.

“Serta terus menghadirkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkap Boy Sandi.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, wartawan dituntut untuk tetap menjaga independensi, profesionalisme.

“Juga menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks dan disinformasi dan tetap berpedoman kepada kode etik jurnalistik,” tutup Boy Sandi.

(Yud)

Exit mobile version