Mjnews.id – Silungkang Oso menjadi salah satu dari 10 desa di Sumatera Barat yang masuk Nominasi sebagai calon Nagari Creative Hub tahun 2026, terbukti dengan turunnya tim Verifikasi Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Desa Silungkang Oso, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Senin 23 Februari 2026.
Kunjungan Tim Verifikasi ini guna untuk melihat persiapan calon Nagari Creative Hub. Kunjungan ini dipimpin Kepala Bidang Kerjasama dan Pembangunan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat, Vera Irawati, ST.MM beserta jajaran dan tim penilai.
Dalam kesempatan tersebut ketua tim menegaskan bahwa proses seleksi ini mengutamakan integritas dan objektivitas. Kami menilai kelayakan lokasi tidak hanya dari sarana fisik, tetapi juga komitmen nagari, potensi kearifan lokal, serta kemampuan menggerakkan ekonomi kreatif mandiri yang berkelanjutan.
“Kami mencari hub yang mampu menjadi pusat inovasi bagi generasi muda desa,” tuturnya.
Disebutkannya, Desa Silungkang Oso di Kota Sawahlunto dinilai memiliki kesiapan kuat untuk menjadi Calon Nagari Creative Hub (NCH) Tahun 2026. Penilaian ini didukung oleh potensi ekonomi kreatif songket, perkembangan UMKM, digitalisasi desa, serta kekayaan wisata alam dan budaya yang terintegrasi.
Hasil survei ini akan dipaparkan kembali di hadapan Tim Satuan Tugas tingkat Provinsi, yang selanjutnya akan melakukan evaluasi dan menetapkan kelayakan desa sebagai Nagari Creative Hub. Jika ditetapkan, Silungkang Oso diharapkan menjadi model pengembangan desa kreatif di Sumatera Barat.
Dalam kunjungan ini, tim verifikasi melakukan peninjauan lokasi Medan Nan Bapaneh, sebuah ruang terbuka yang terletak di Kawasan Kolam Pemandian Mudiak Lugha yang juga merupakan objek wisata unggulan di Desa Silungkang Oso sebagai salah satu titik penilaian.
Potensi Pengembangan Desa Silungkang Oso
Kepala Desa Silungkang Oso, melalui Sekretaris Desa Sabron, S.Sos yang juga didampingi langsung oleh Kepala Desa, memaparkan potensi sosial, budaya, pertanian, peternakan, kerajinan, serta kekayaan alam yang menjadi aset berharga bagi pengembangan Desa.
“Kunjungan ini bertujuan untuk menilai kesiapan Desa Silungkang Oso sebagai calon Nagari Creative Hub, yang diharapkan dapat menjadi pusat inovasi dan kegiatan produktif masyarakat Desa, serta meningkatkan ekonomi lokal,” papar Sekdes.
Program Nagari Creative Hub sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan digital di tingkat nagari, dengan fokus pada pengembangan talenta digital, pemberdayaan pemuda, dan pariwisata berbasis masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Silungkang Oso Ferdinal menyatakan siap untuk menjadi salah satu nominasi Nagari Creative Hub (NCH) di Tahun 2026 ini. yang mana nantinya akan dipilih 10 dari Nagari yang potensial yang akan dijadikan sebagai Desa/Nagari Creative Hub, dan semoga Desa Silungkang Oso satu dari 10 nominasi tersebut.
(Uni)
