BeritaKota SawahluntoTNI

Penanaman Jagung di Desa Batu Tanjung Awali TMMD ke-130 Tahun 2026 di Kota Sawahlunto

34
Penanaman Jagung di Desa Batu Tanjung Awali TMMD ke-130 Tahun 2026 di Kota Sawahlunto
Penanaman Jagung di Desa Batu Tanjung awali TMMD ke-130 Tahun 2026 di Kota Sawahlunto. (f/ist)

Mjnews.id – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun 2026 di Kota Sawahlunto diawali dengan Apel bersama yang dipusatkan di lapangan Bola Kaki Talawi Kota Sawahlunto, Selasa 13 Oktober 2026, dipimpin Wali Kota Riyanda Putra, dihadiri langsung Dandim 0310 SS, Letnan Kolonel Inf. Dicky Sakti Maulana.

Dalam amanatnya, Walikota Riyanda menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi oleh TNI, dan berharap pelaksanaan TMMD ke-130 di tiga desa tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses dan meningkatkan kualitas sarana pendukung aktivitas warga.

ADVERTISEMENT

Pemko Sawahlunto dan Kodim 0310/SS juga mengajak seluruh unsur terkait serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut agar sasaran pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Usai Apel bersama, Walikota, Dandim 310 SS dan rombongan lainnya bertolak langsung ke Desa Batu Tanjung guna melakukan Penanaman Jagung di lahan seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Sungai Nyie dan mengunjungi desa lainnya yang menjadi pusat Lokasi TMMD ke-130 tahun 2026 tersebut, yakni Desa Datar Mansiang dan Desa Tumpuak Tangah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan kota Sawahlunto, Heni Purwaningsih yang dijumpai usai penanaman jagung tersebut menyampaikan, pada sasaran non fisik, kegiatan TMMD diarahkan untuk mendukung swasembada pangan seperti penanaman jagung, bantuan bibit ikan nila dan sosialisasi bidang pertanian, ketahanan pangan dan perikanan.

Heni Purwaningsih menjelaskan lebih lanjut, untuk TMMD ini Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat membantu 500 bibit petai dan jengkol untuk ditanam di 3 lokasi desa tersebut, sedangkan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Barat juga membantu bibit buah-buahan yakni 200 batang durian dan jeruk.

TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, pemerintah desa, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Heni menambahkan, selain sasaran non fisik, kegiatan TMMD ini juga menyasar pada kegiatan Fisik yang diarahkan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur, seperti jalan, sarana umum, serta fasilitas yang dibutuhkan masyarakat desa.

Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa Ini dimulai hari ini 13 Oktober 2026 dan berakhir di 11 November 2026 yang akan datang.

(*/yoa/uni)

Exit mobile version