Mahasiswa juga mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara dana yang disalurkan dari pusat dengan yang diterima daerah.
“Dana untuk MBG disiapkan Rp 15 ribu per orang, namun sampai ke daerah hanya Rp 7 ribu,” ujar Yoga, yang kembali mendapat respons dari para peserta aksi.
Menanggapi aksi ini, Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa ke pemerintah pusat.
“Kami siap menyalurkan aspirasi ini sebagai masukan untuk pemerintah pusat, karena ini merupakan wewenang mereka,” ujar Muhidi.
Aksi demonstrasi mahasiswa ini berlangsung tertib hingga selesai, dengan harapan aspirasi yang mereka sampaikan dapat didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat demi kepentingan masyarakat luas.
(hpr)
