BeritaSumatera Barat

Wakil Gubernur Sumbar Bantu Pembangunan Masjid Muhsinin Tigo Koto Diate

42
Wakil Gubernur Sumbar Bantu Pembangunan Masjid Muhsinin Tigo Koto Diate
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy salurkan bantuan Rp 50 juta untuk pembangunan Masjid Muhsinin Tigo Koto Diate, Payakumbuh. (f/pemprov)

Mjnews.id – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy Sutan Nagari Sati, menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memperkuat fasilitas ibadah dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan Masjid Muhsinin di Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di tengah-tengah suasana penuh berkah Ramadan pada Selasa 4 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

Ketua Pengurus Masjid Muhsinin, Ulil Umri Pono di Rajo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Wakil Gubernur.

“Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Bapak Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bapak Vasko Ruseimy Sutan Nagari Sati. Dari ribuan masjid yang ada di Sumatera Barat, kami merasa sangat bersyukur karena masjid kami mendapatkan perhatian. Kehadiran Bapak Wakil Gubernur di tengah-tengah kami sangat berarti bagi kami,” ujar Ulil Umri dengan penuh syukur.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menegaskan bahwa kehadirannya didampingi oleh beberapa kepala dinas dan OPD Sumatera Barat merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi untuk mendukung pengembangan fasilitas keagamaan di seluruh wilayah Sumatera Barat.

“Kami hadir di sini bersama beberapa kepala dinas dan OPD Sumatera Barat. Tidak sembarangan, karena di Sumatera Barat terdapat sekitar 5.000 masjid. Alhamdulillah, kami berkesempatan memberikan bantuan kepada Masjid Muhsinin. Semoga bantuan ini bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat di sini,” jelas Vasko.

Vasko juga menekankan pentingnya peran masjid dalam memperkuat peradaban dan pendidikan agama, serta budaya Minangkabau.

“Saya berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama dan budaya Minangkabau. Saya baru saja berbicara dengan Kadis Pendidikan untuk memastikan bahwa budaya Minangkabau, termasuk silat tradisi, bisa kembali diajarkan di sekolah-sekolah, khususnya di tingkat SMA,” harap Wakil Gubernur.

Exit mobile version