Ia menekankan bahwa aksi damai harus tetap menjadi cermin bahwa masyarakat Minang mampu menyampaikan aspirasi dengan santun dan penuh adab.
Sejumlah anggota DPRD Sumbar turut menemui para peserta aksi. Ketua DPRD, Muhidi, bersama perwakilan fraksi menandatangani beberapa poin tuntutan yang diajukan, dan berkomitmen membawa aspirasi tersebut hingga ke tingkat pusat.
“Kami akan kawal dan sampaikan ke pusat,” kata Muhidi di hadapan ribuan massa.
Adapun tuntutan yang disuarakan meliputi pembenahan keanggotaan DPR, pengesahan RUU Perampasan Aset, reformasi total Polri, serta transparansi penanganan kasus kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang meninggal akibat terlindas kendaraan taktis Brimob.
Pemprov Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mendengar, dan menyalurkan aspirasi rakyat dengan cara yang bermartabat.
(adpsb)
