BeritaKabupaten PasamanSumatera Barat

Gubernur Sumbar Resmikan Pengeboran Perdana Sumur Panas Bumi BNJ-1 PSPE Bonjol Pasaman

369
Peresmian pengeboran perdana Sumur Panas Bumi BNJ-1 PSPE Bonjol, Kabupaten Pasaman
Peresmian pengeboran perdana Sumur Panas Bumi BNJ-1 PSPE Bonjol, Kabupaten Pasaman

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah didampingi Bupati Pasaman, Welly Suhery, resmikan pengeboran perdana sumur panas bumi BNJ-1 Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Bonjol milik PT Medco Power Indonesia melalui PT Medco Geothermal Sumatera (MPSu) di Bonjol, Kabupaten Pasaman, Kamis (11/9/2025).

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, disaksikan Bupati Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, jajaran Forkopimda Pasaman dan tamu undangan.

ADVERTISEMENT

Mahyeldi menegaskan komitmen menjadikan Sumbar sebagai green province, dengan kontribusi energi terbarukan saat ini sudah mencapai 30,9 persen.

Energi bersih yang terus dikembangkan antara lain panas bumi, tenaga surya, dan PLTMH, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hijau.

Gubernur mengajak dukungan pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat agar proyek Medco di Bonjol Pasaman dapat berjalan berkelanjutan serta memberi manfaat luas.

Perwakilan Kementerian ESDM, Rizky Chandra Adrianto, menyebut panas bumi sebagai energi ramah lingkungan yang menopang target 40 persen bauran energi terbarukan nasional.

Sumatera Barat memiliki potensi panas bumi 1.600 MW di 22 titik, dengan kapasitas terpasang saat ini baru sekitar 85 MW di Solok Selatan.

Bupati Pasaman Welly Suhery, menilai proyek panas bumi Bonjol memberi manfaat bagi masyarakat: lapangan kerja, transfer teknologi, hingga infrastruktur.

Direktur Utama PT Medco Power Indonesia, Eka Satria, menegaskan komitmen menjaga keselamatan kerja, hubungan harmonis dengan masyarakat, serta melibatkan ratusan pekerja lokal.

Medco Power Indonesia juga menyiapkan program-program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat Pasaman.

Proyek panas bumi Bonjol ditetapkan sebagai proyek strategis nasional, dan diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah serta tonggak baru energi bersih di Sumbar.

Sebagai informasi, energi panas bumi Geothermal Bonjol di kisaran maksimum 150 derajat celcius, atau tingkat ‘medium low’ (tegangan menengah rendah), dengan kapasitas energi listrik yang dihasilkan hingga 35 Kv (35.000 Volt).

(adpsb)

Exit mobile version