Zaksai Kasni tampung dan perjuangkan aspirasi masyarakat
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Zaksai Kasni menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk mendengar langsung suara masyarakat.
Untuk diketahui, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat itu berjumlah 65 orang, terdiri dari empat pimpinan dan 61 anggota, mereka sekarang tersebar di berbagai daerah. Tugas kami adalah menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan daerah memiliki jalur kewenangan yang berbeda, mulai dari pemerintah kabupaten melalui APBD, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui APBN.
Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada.
Meski jadwal Safari Ramadan tahun ini agak terlambat dilaksanakan, Zaksai memastikan sejumlah program pembangunan tetap berjalan. Salah satunya adalah program bedah rumah sebanyak 200 unit untuk Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2026, yang bersumber dari dana aspirasi.
“Sebagai wakil masyarakat di DPRD provinsi, kami akan terus menampung dan mengawal aspirasi yang disampaikan masyarakat,” katanya.
Malam itu, kepedulian juga terlihat dari langkah sederhana sang legislator. Zaksai Kasni secara pribadi memberikan bantuan Rp1 juta kepada anak-anak yang mengikuti lomba cerdas cermat Al-Qur’an sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan generasi muda.
Sementara itu, bantuan Rp50 juta untuk pembangunan Masjid Darul Jadid Muhammadiyah diserahkan kepada pengurus masjid, H. Eriyal, disambut dengan rasa syukur oleh jamaah yang hadir.
Malam Ramadan di Kampung Surau itu akhirnya ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Ikhwan Efendi. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa iman tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan.
“Iman harus dibuktikan dalam kehidupan. Dalam sikap, dalam perbuatan, dan dalam kepedulian terhadap sesama,” pesannya.
