Sementara, Warnis (37) tahun pemilik rumah itu bercerita kondisi tanah bergerak sudah cukup lama, tapi pergerakannya tidak begitu bahaya.
Namun kejadian terparah itu terjadi pada Rabu (3/5/23) lalu, setelah hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Sijunjung.
Ia mengaku merasa was-was jika cuaca hujan.
“Kami merasa takut kalau turun hujan, seperti tanah bergerak rasanya. Terlebih kalau malam hari, jadi tidak bisa tidur nyenyak,” ucap Warnis.
Warnis merasa senang sudah ditinjau Wakil Bupati bersama rombongan. “Terimakasih Pak Wakil Bupati, sudah memberikan bantuan, semoga segera ada solusi sehingga tidak merasa was was lagi,” harapnya.
Adapun bantuan itu berupa sembako, peralatan rumah tangga, beras 100kg serta santunan Rp. 1.000.000,00.
Bantuan tersebut bersumber dari Dinas Sosial, PP dan PA, Dinas Pangan dan Perikanan, BPBD, Baznas dan PMI.
(Dicko)
