KesehatanSumatera Barat

Ada Pernyataan Pemprov Sumbar tak Serius Atasi Stunting, Ini Kata Kadinkes Lila Anwar

790
Kadinkes Sumbar, Lila Yanwar
Kadinkes Sumbar, Lila Yanwar. (f/biro adpim)

Kini, PMT tersebut telah terdistribusi sebanyak 81.56% untuk Balita. Untuk ibu hamil sebanyak 67.94%. Sisanya lagi, akan disitribusikan kembali berdasarkan hasil pengamatan petugas di lapangan.

“Pendistribusian PMT ini sedikit berbeda dengan bantuan sosial lainnya, ada standar takaran tertentu untuk masing-masing kondisi. Jadi pendekatan untuk masing-masing pasien akan berbeda. Itu makanya kita tidak membagikannya secara gelondongan,” ungkap Lila.

ADVERTISEMENT

Selain itu, menurutnya pola demikian juga efektif untuk memastikan bantuan, agar tepat sasaran dan dikonsumsi oleh objek. Terutama yang tercatat sebagai balita atau ibu hamil yang perlu mendapatkan tambahan asupan gizi.

“Kita menghindari terjadinya salah pemanfaatan. Bisa saja sebenarnya itu diberikan tidak bertahap, tapi siapa yang bisa jamin itu akan betul-betul dikonsumsi oleh yang berhak,” jelas Lila.

Sementara sisa dari masing-masing PMT yang saat ini masih berada di gudang sebanyak 5.547 kotak PMT balita stunting dan 10.913 kotak PMT Bumil. Menurutnya, data itu akan terus bergerak seiring dengan masih tengah berjalannya proses pendistribusian di lapangan.

Selain melalui kabupaten/kota, pendistribusian PMT juga ada yang disalurkan melalui kegiatan edukasi keluarga yang digagas oleh Dinkes Prov. Sumbar.

Dalam waktu dekat jumlah itu akan terus berkurang. Karena akan disalurkan lagi pada penerima.

“Bahkan dalam 10 hari kedepan, InsyaAllah 10.000 kotak lagi PMT akan disalurkan kembali kepada masyarakat,” pungkasnya.

(adpsb)

Exit mobile version